Connect With Us

Keren! AEON Mal BSD City Beralih Gunakan PLTS, Reduksi 712 Ton Emisi Karbon

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 30 Januari 2024 | 18:39

AEON Mal BSD City Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-AEON Mal, jaringan pusat perbelanjaan asal Jepang yang telah beroperasi pada empat lokasi di Indonesia, memperkenalkan salah satu inisiatif keberlanjutan melalui instalasi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Inisiatif tersebut merupakan implementasi dari Visi Dekarbonisasi AEON 2050 yang ditetapkan sejak tahun 2018 dan AEON berkomitmen untuk beralih ke sumber energi bersih di seluruh mal-nya pada tahun 2025.

Bekerja sama dengan Surya Nippon Nusantara (SNN), perusahaan patungan antara induk perusahaan SUN Energy dan Sojitz Corporation, AEON memperkenalkan sistem PLTS pertamanya yang berlokasi di AEON Mal BSD City Tangerang.

Fasilitas PLTS yang diinstalasi di kawasan AEON Mal BSD City, diperkirakan mampu menghasilkan energi listrik sebesar 1.161 MWh setiap tahunnya.

PLTS ini secara langsung dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik operasional mal, seiring dengan komitmen transisi dan capaian 100% bauran energi, melalui produksi serta konsumsi energi terbarukan di fasilitas mal yang dikelola oleh AEON.

Jumlah energi listrik yang dihasilkan oleh sistem PLTS ini setara dengan reduksi emisi karbon sebesar 712 ton per tahun.

Saat ini, AEON Mal juga telah memulai instalasi sistem PLTS di lokasi AEON kelima di Indonesia, yakni AEON Deltamas yang masih dalam tahap konstruksi.

Dion Jefferson, Deputy CEO SUN Energy menyatakan sebagai pengembang PLTS dengan rekam jejak di salah satu PLTS terbesar di pusat perbelanjaan yakni QBIG Mal, SUN Energy melalui SNN akan sepenuhnya mendukung langkah AEON Mal menyediakan fasilitas PLTS pada lima lokasi di Indonesia.

"Bagi kami (SUN Energy), kehadiran PLTS di ruang publik seperti pusat perbelanjaan turut mempromosikan pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi terbarukan yang terjangkau dan efisien kepada masyarakat secara luas," tutur Dion, Selasa 30 Januari 2024.

Sejak diresmikan pada bulan November tahun lalu, entitas SNN telah menargetkan pangsa pasar industri/komersial asal Jepang yang beroperasi di Indonesia.

SNN akan terus mengembangkan bisnis terkait energi terbarukan di Indonesia, termasuk baterai penyimpanan, bisnis terkait kendaraan listrik, layanan efisiensi energi, dan layanan pasokan bahan bakar tanpa emisi seperti hidrogen, ammonia, dan biofuel.

"SNN bertujuan mendukung upaya dekarbonisasi pelanggannya dengan menyediakan solusi energi bersih yang komprehensif, seperti AEON yang akan memanfaatkan sistem energi terbarukan di setiap lokasi operasionalnya," terang Dion.

NASIONAL
Purbaya Pengangguran dan Kemiskinan Menurun Sepanjang 2025

Purbaya Pengangguran dan Kemiskinan Menurun Sepanjang 2025

Kamis, 2 Juli 2026 | 19:04

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,85 persen serta tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen sepanjang 2025.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill