Connect With Us

Cegah Ketimpangan, Kominfo Dorong Teknologi AI Bisa Diakses Setiap Orang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 13 Agustus 2024 | 18:52

Wamenkominfo Nezar Patria dalam 4th AI Innovation Summit, di Hall D1 Jakarta International Expo, Jakarta Pusat, Selasa 13 Agustus 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Negara-negara di dunia memberikan perhatian atas pengembangan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) yang inklusif.

Guna mengurangi risiko kesenjangan penerapan AI, berbagai banyak inisiatif tata kelola AI global dirumuskan. 

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mendorong penerapan empat strategi untuk menerapkan demokratisasi AI agar setiap orang dapat memiliki akses yang sama terhadap teknologi terkini itu.

“Tantangan kita bagaimana kecerdasan buatan ini bisa terbuka aksesnya untuk lebih banyak orang. Inilah yang kita sebut sebagai fenomena AI divide, jadi kita perlu menghadirkan tata kelola pengembangan AI yang lebih inklusif,” ungkapnya dalam 4th AI Innovation Summit, di Hall D1 Jakarta International Expo, Jakarta Pusat, Selasa 13 Agustus 2024.

Wamen Nezar Patria mendorong penerapan empat strategi untuk pengembangan AI yang lebih demokratis, aksesibel dan bermanfaat bagi semua. 

Pertama, melalui peningkatan infrastruktur digital, termasuk memasukkan akses listrik, pita lebar maupun teknologi komunikasi modern. Kedua, melalui transfer of technology dan transfer of knowledge. Ketiga, mempersiapkan talenta digital.

"Keempat, mendorong dialog sosial, khususnya terkait hak pekerja dan peningkatan kualitas pekerja di tengah disrupsi serta perkembangan teknologi,” tuturnya.

Menurut Wamenkominfo ketiga strategi itu dapat dioptimalkan untuk mengatasi fenomena ketimpangan dalam penggunan AI dapat terjadi pada tingkatan individu, institusional, maupun negara.

“Tadi Ketua Umum KORIKA, Prof Hamam menyampaikan beberapa highlight fenomena ketidaksetaraan. Saat melihatnya terdiri dari dalam tiga level, yaitu akses infrastruktur dan teknologi, ketidaksetaraan kemampuan menggunakan AI, dan ketimpangan algoritma yang menghasilkan bias,” jelasnya.

Menurut Wamen Nezar Patria, isu ketimpangan AI telah banyak dibahas dalam forum global. Di Amerika Serikat, sekelompok pengacara yang didukung sejumlah perguruan tinggi mengenalkan algoritma afirmatif.

“Ini afirmatif algoritma yang mencoba untuk memaksa para developer algoritma, agar mengadopsi dan memperhatikan hak-hak kaum marjinal di dalam penyusunan algoritma,” tegasnya.

Bahkan, secara global, ketimpangan dalam pemanfaatan AI menyebabkan negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah tertinggal dibandingkan, dengan negara-negara berpenghasilan tinggi akibat perbedaan sumber daya.

“Terlebih, hingga saat ini kita melihat negara-negara yang berpenghasilan tinggi mendapatkan manfaat yang jauh lebih besar dari pengembangan AI. Ini juga disadari oleh UNESCO, yang mencoba mencari satu terobosan agar ketimpangan ini bisa di atasi terutama antara Global North dan Global South,” ungkapnya.

AIIS 2024 merupakan kolaborasi multistakeholders untuk membentuk masa depan pengembangan AI di Indonesia. Melalui ide-ide inovatif dan teknologi mutakhir, tahun ini  AIIS mengusung tema Democratizing Artificial Intelligence For All, Unleashing the Power of Artificial Intelligence. 

Pembahasan dalam forum itu mencakup pemanfaatan AI untuk reformasi birokrasi, layanan kesehatan, pendidikan dan penelitian, ketahanan pangan, mobilitas dan kota cerdas, industri jasa dan kreatif, industri keuangan dan investasi, serta pertahanan dan keamanan.

Dalam acara itu hadir Chairman KORIKA Hammam Riza, Chairman of the KORIKA Supervisory Board KORIKA Bambang P.S. Brodjonegoro, Executive Director Satu Data Indonesia Dini Maghfirra, Director of Digital Business, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo I Nyoman Adhiarna.

SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Selasa, 8 September 2026 | 08:20

Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill