Connect With Us

Sempat Dinonaktifkan saat Demo Ricuh, TikTok Kembali Buka Fitur LIVE

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 2 September 2025 | 22:48

Ilustrasi TikTok (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Media sosial TikTok akhirnya kembali mengaktifkan fitur "LIVE" atau siaran langsung di Indonesia, setelah sempat mati sejak Sabtu 30 Agustus 2025 malam, ketika terjadi aksi demo ricuh di sejumlah wilayah.

Melalui siaran persnya, TikTok menjanjikan kepada para pengguna di Indonesia bahwa pihaknya akan menghadirkan platform ini sebagai ruang aman dan beradab untuk setiap penggunanya menyampaikan pendapat.

"Bersamaan dengan langkah ini (mengaktifkan fitur Live), kami terus menempatkan upaya-upaya pengamanan tambahan selama beberapa waktu ke depan," kata Juru Bicara TikTok seperti dikutip dari Antaranews, Selasa 2 September 2025.

"Kami terus memantau situasi yang ada, dan memprioritaskan upaya dalam menyediakan platform yang aman dan beradab bagi para pengguna untuk berekspresi," tambahnya.

Diketahui sebelumnya, fitur LIVE platform TikTok dinonaktifkan di Indonesia selama tiga hari terakhir. Hal ini disinyalir untuk membatasi siaran langsung demo di Jakarta dan wilayah lainnya yang sempat berlangsung ricuh.

Namun, matinya fitur LIVE ini mendapat protes dari para pengguna, terutama para pelaku UMKM yang kerap berjualan melalui fitur tersebut. Akibatnya mereka tidak bisa menjual produk mereka selama beberapa hari.

Juru Bicara TikTok menyebutkan, penangguhan fitur TikTok LIVE ini dilakukan terkait kericuhan dalam unjuk rasa yang terjadi selama beberapa waktu ini.

“Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia, kami mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan untuk menjaga TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab," kata Juru Bicara TikTok.

TikTok mengklaim hal ini dilakukan secara sukarela, bukan atas instruksi pemerintah.

"Sebagai bagian dari langkah ini, kami secara sukarela menangguhkan fitur TikTok Live selama beberapa hari ke depan di Indonesia. Kami juga terus menghapus konten yang melanggar Panduan Komunitas dan memantau situasi yang ada," tambahnya.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill