Connect With Us

Pantai Chowpatty, India

FER | Rabu, 25 Mei 2016 | 21:00

Pantai Chowpatty, India. (Istimewa / TangerangNews)

Pantai Chowpatty di India terkenal akan festival umat Hindu Ganesha Charturthi di mana setiap tahunnya ribuan warga mumbai masuk ke laut untuk merayakannya. Meski sejatinya pantai ini sangat disarankan tidak untuk berenang oleh ilmuwan.

Alasan utamanya adalah tingginya tingkat polusi, menjadikannya salah satu pantai paling kotor di muka Bumi. Menurut Times of India, air Chowpatty mengandung bakteri berbahaya dan zat polutan lain seperti minyak.

 

Tidak aneh sebab di tahun 2011, kapal laut MV Rak yang tenggelam 'memuntahkan' 60.000 ton batu bara yang jadi muatannya. Oleh karena itu, warga setempat mengaku bila pasir pantai Chowpatty saja terasa berminyak saat diinjak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill