Sungai Cisadane merupakan sungai terbesar yang berada di Kota Tangerang. Pada zaman dahulu Sungai Cisadane dijadikan sebagai alat transportasi perdagangan dari berbagai daerah dan menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.
Sungai identik dengan pemukiman kumuh, karena banyak dipenuhi oleh tumpukan sampah. Tetapi saat ini tampak berbeda, seiring berjalannya waktu Sungai Cisadane menjadi lebih cantik dan indah.
Sehingga setiap satu tahun sekali diadakan Festival Cisadane yang merupakan salah satu bentuk perayaan pechun dari orang-orang Tionghoa yang bermukim di wilayah Tangerang.
Selain itu juga banyak beberapa tempat mempesona yang berada di bantaran Sungai Cisadane, salah satunya adalah Flying Deck Cisadane.
Flying Deck Cisadane merupakan jalan setapak yang berada di Jalan Kali Pasir, Babakan, Kota Tangerang, yang dibangun oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporparekraf) Kota Tangerang pada tahun 2016.
Flying Deck yang ada sampai saat ini memiliki suasana yang asri, bersih dan nyaman dengan terdapat jembatan yang beralaskan kayu dan pinggiran besi berwarna biru, serta memiliki panjang mencapai 142 meter dan lebar 3 meter.
Jembatan ini selain berfungsi untuk melintas tepat di atas tepi sungai, juga berfungsi sebagai tempat untuk berfoto-foto.
Flying Deck Cisadane adalah salah satu objek wisata Kota Tangerang yang menarik untuk dikunjungi.
Dengan pemandangan pinggir Sungai Cisadane dan dikelilingi pepohonan yang membuat sejuk, dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang berkunjung ke Flying Deck Cisadane untuk nongkrong, bersantai, dan menikmati suasana sekitar.
Selain itu, Flying Deck juga memiliki fasilitas yang memadai, seperti tempat sampah untuk tetap menjaga kebersihan, tempat duduk untuk bersantai, dan juga tempat charger yang semakin memudahkan masyarakat ketika berkunjung dan kehabisan baterai.
“Saya kesini buat ngajak main anak karena enak sore-sore suasananya sejuk dan sepi juga karena lagi pandemi kaya gini, jadi bebas juga bisa sambil foto-foto," ujar Ida pengunjung Flying Deck, Senin (25/1/2021).
Flying Deck Cisadane yang merupakan fasilitas umum dan tidak di pungut biaya ini membuat masyarakat semakin banyak yang minat untuk berkunjung.
Maka jika berkunjung masyarakat harus bisa menjaga kebersihan yang ada, agar Flying Deck ini tetap menjadi objek wisata yang mempesona.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
PT Jasa Marga (Persero) menjelaskan penyebab kerusakan parah yang terjadi pada ruas jalan tol yang dikelolanya. Termasuk kerusakan yang terjadi di ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang hingga sempat disorot DPR RI Komisi V.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""