Connect With Us

Banyak Pungli Bikin Telaga Biru Tangerang Makin Sepi Pengunjung

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 7 Oktober 2022 | 14:53

Telaga Biru di Jalan Cigaru, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Obyek wisata yang berlokasi di Jalan Cigaru, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang ini dulunya sempat menjadi salah satu primadona wisata warga Tangerang, lantaran keunikan air danaunya yang dapat berubah-ubah warna, terutama warna biru.

Namun, akibat pandemi Covid-19 yang berlangsung selama 2020 dan 2021 menyebabkan telaga biru kian sepi pengunjung. Selain itu, aturan PSBB memang membatasi adanya perkumpulan orang dalam satu titik, sehingga berdampak pada jumlah pengunjung tak hanya Telaga Biru tetapi juga ke obyek wisata lainnya.

Kini, selepas pandemi mulai mereda, Telaga Biru tampak belum menunjukkan tanda-tanda kembali ke keadaan semulanya dan terlihat kurang terawat.

Berapa pengunjung dari Telaga Biru pun berkomentar melalui Google Maps mengenai keadaannya yang tak seindah dulu. Fasilitas pun sudah beberapa tidak beroperasi.

“Tempat wisata yang terlantar, danau sudah tidak biru. Menurut info dari warga sekitar ada dua versi. Katanya semenjak ada orang meninggal tenggelam air mulai kotor menjadi cokelat dan hijau. Lalu kedua terlalu dikomersilkan tetapi tidak dijaga kebersihannya,” ujar Martin Khouw Kurniawan di kolom komentar Google Maps.

Menurut Martin, alasan logisnya yakni karena beberapa warung yang buka di Telaga Biru tersebut membuang air kotor dan bekas makanannya ke dalam danau, sehingga mempengaruhi rusaknya habitat ekosistem.

Selain itu, yang menjadi permasalahan berikutnya yakni banyaknya pungli di Telaga Biru. Para pengunjung mengeluhkan lantaran sudah membayar di depan namun harus membayar pungli lagi di dalam.

“Sungguh sayang oknum masyarakat di sana juga masih banyak yang pungli dan membuat kapok kita kesana lagi, padahal secara tidak langsung jika banyak pengunjung ini mampu menggerakkan perekonomian warga sekitar danau tersebut,” ujar Angga Faidah, warga lainnya yang berkomentar.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill