Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026
Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TANGERANGNEWS.com- Mal Metropolis Town Square Kota Tangerang kini memiliki playground atau wahana bermain bagi anak-anak hingga dewasa.
Playground bernama City Garden Eat and Play merupakan wahana tempat bermain berkonsep indoor terbesar pertama di Kota Tangerang.
Letaknya berada di di lantai 2 Metropolis Town Square Kota Tangerang, playground ini telah dibuka sejak Jumat, 29 Maret 2024, lalu.
Pengelola City Garden Eat and Play HM. Sa’ban terdapat 22 jenis permainan yang dapat dinikmati oleh anak-anak, remaja, bahkan dewasa.

Wahana bermain itu antara lain motor dino, balon air, perahu setir, serta wahana menarik lainnya seperti mandi bola, gazebo, becak mini, dino interaktif, trampoline dan masih banyak lagi.
Selain wahana bermain, terdapat juga area kuliner yang dapat digunakan sebagai area menunggu dan bersantai.
"Pengunjung tak perlu khawatir, kami juga dilengkapi toilet dan musala di dalam area City Garden Eat and Play," jelas HM. Sa’ban.
Adapun harga tiket masuknya ialah Rp35 ribu per orang, serta harga permainan wahana khusus yang berbayar mulai dari Rp5 ribu hingga Rp25 ribu per wahana.
City Garden Eat and Play di Mal Metropolis Town Square Kota Tangerang buka setiap hari mulai pukul 10.00 sampai 21.00 WIB.
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TODAY TAGDirektur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews