Connect With Us

Cuma Rp35 Ribu, Ada Playground untuk Anak-anak hingga Dewasa di Mal Metropolis Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 3 April 2024 | 07:13

City Garden Eat and Play di Mal Metropolis Town Square Kota Tangerang (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Mal Metropolis Town Square Kota Tangerang kini memiliki playground atau wahana bermain bagi anak-anak hingga dewasa.

Playground bernama City Garden Eat and Play merupakan wahana tempat bermain berkonsep indoor terbesar pertama di Kota Tangerang.

Letaknya berada di di lantai 2 Metropolis Town Square Kota Tangerang, playground ini telah dibuka sejak Jumat, 29 Maret 2024, lalu.

Pengelola City Garden Eat and Play HM. Sa’ban terdapat 22 jenis permainan yang dapat dinikmati oleh anak-anak, remaja, bahkan dewasa.

Wahana bermain itu antara lain motor dino, balon air, perahu setir, serta wahana menarik lainnya seperti mandi bola, gazebo, becak mini, dino interaktif, trampoline dan masih banyak lagi.

Selain wahana bermain, terdapat juga area kuliner yang dapat digunakan sebagai area menunggu dan bersantai.

"Pengunjung tak perlu khawatir, kami juga dilengkapi toilet dan musala di dalam area City Garden Eat and Play," jelas HM. Sa’ban.

Adapun harga tiket masuknya ialah Rp35 ribu per orang, serta harga permainan wahana khusus yang berbayar mulai dari Rp5 ribu hingga Rp25 ribu per wahana.

City Garden Eat and Play di Mal Metropolis Town Square Kota Tangerang buka setiap hari mulai pukul 10.00 sampai 21.00 WIB.  

KAB. TANGERANG
 Nelayan Tangerang Keluhkan Hasil Tangkapan Kosong Akibat Pencemaran Sungai Cisadane

Nelayan Tangerang Keluhkan Hasil Tangkapan Kosong Akibat Pencemaran Sungai Cisadane

Selasa, 17 Februari 2026 | 16:08

Populasi biota laut seperti ikan, udang, kerang di pesisir Utara Kabupaten Tangerang menurun akibat pencemaran bahan kimia dari aliran Sungai Cisadane.

NASIONAL
Buang Sampah ke Sungai dan Laut Resmi Haram, KLH Dukung Penuh

Buang Sampah ke Sungai dan Laut Resmi Haram, KLH Dukung Penuh

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:03

Krisis sampah di Indonesia sudah masuk tahap darurat. Tak hanya berurusan dengan hukum negara, kini warga yang nekat membuang sampah sembarangan juga harus berhadapan dengan hukum agama.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill