Connect With Us

5 Kuliner Pernah Viral di Kota Tangerang, Nomor 1 Milik Mantan Pramugari 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 13 Juni 2024 | 10:44

Sate Taichan Bang Rachman (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kuliner di Kota Tangerang selalu menarik perhatian, dari yang legendaris hingga yang unik dan lezat, sehingga tidak heran sering kali menjadi viral di media sosial.

Berikut adalah lima kuliner yang pernah viral di Kota Tangerang dan berhasil mencuri perhatian banyak orang.

1. Nasi Balap Puyung RM. Mataram

Tidak perlu jauh-jauh ke Lombok untuk menikmati makanan khasnya, karena kini di Kota Tangerang ada Nasi Balap Puyung RM. Mataram yang menyajikan cita rasa asli Lombok. 

Kuliner ini viral pada tahun 2020 karena pemiliknya adalah mantan pramugari. Lokasinya di Marsekal Suryadarma, Karang Sari, Neglasari.

2. Korean Fish Cake Pasar Lama

Korean Fish Cake, jajanan khas Korea Selatan, terbuat dari campuran adonan tepung, sayuran, dan daging ikan, kemudian diisi topping seperti crab stick, mozzarella, dan sosis. 

Jajanan ini digoreng langsung di tempat saat dipesan, menghasilkan tekstur garing di luar dan lembut di dalam. Kuliner ini bisa ditemukan di Pusat Kuliner Jajanan Pasar Lama, Jalan Kisamaun, Sukasari, Tangerang.

3. Ketoprak Jangkung

Masyarakat Kota Tangerang rela antre berjam-jam untuk menikmati Ketoprak Jangkung yang berlokasi di Jalan KH. Hasyim Ashari, Gg ANUR, Nerogtog, Kecamatan Pinang. 

Ketoprak ini semakin ramai setelah diulas oleh salah satu food vlogger, sehingga membuat banyak orang penasaran ingin mencicipinya.

4. Pangsit Goreng Bu Tin

Selama pandemi Covid-19, Ibu Tini memulai usaha Pangsit Goreng Bu Tin yang hanya bisa dipesan melalui ojek online. 

Kuliner ini menarik perhatian masyarakat Kota Tangerang, hingga diundang ke stasiun TV dan didatangi oleh food vlogger. 

Menu yang wajib dicoba antara lain pangsit crispy saus, pangsit rebus, pangsit crispy tumis, dan kwetiau pangsit crispy, dengan harga mulai dari Rp 17 ribu hingga Rp 26 ribu. Lokasinya di Jalan AMD X No.32, Kreo, Larangan.

5. Sate Taichan Bang Rachman

Sate taichan Bang Rachman baru-baru ini tengah viral di media sosial. Sate ini terkenal karena daging ayamnya yang juicy dan kulit ayam yang kenyal, dipadukan dengan sambal taichan pedas gurih. 

Sate Taichan Bang Rachman bisa dinikmati di Jalan Tongkol Raya No. 1, Karawaci Baru, Karawaci.

Kelima kuliner ini tidak hanya menawarkan cita rasa lezat tetapi juga pengalaman unik yang membuatnya cepat viral di media sosial.

KAB. TANGERANG
Pasca Penyegelan, Bupati Tangerang Siapkan Solusi Tempat Ibadah Permanen untuk Jemaat POUK Tesalonika

Pasca Penyegelan, Bupati Tangerang Siapkan Solusi Tempat Ibadah Permanen untuk Jemaat POUK Tesalonika

Senin, 6 April 2026 | 20:25

Pasca polemik penyegelan tempat ibadah jemaat Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Kecamatan Teluknaga, pada Jumat, 3 April 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat untuk memastikan kondusivitas wilayah.

NASIONAL
Bos Buruh Peringatkan Badai PHK Tiga Bulan ke Depan, Ini Dua Penyebabnya

Bos Buruh Peringatkan Badai PHK Tiga Bulan ke Depan, Ini Dua Penyebabnya

Senin, 6 April 2026 | 19:41

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memperingatkan potensi gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK dalam tiga bulan ke depan.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill