Connect With Us

114 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor, 1 Orang Tewas

Fahrul Dwi Putra | Senin, 16 September 2024 | 11:20

Kepadatan kendaraan di Puncak Bogor, Jawa Barat hingga mengakibatkan kemacetan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Satlantas Polres Bogor mencatat lonjakan arus kendaraan di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, dengan total 114 ribu kendaraan yang melintas sepanjang hari pada Minggu, 15 September 2024, lalu. 

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama menjelaskan, sejak pukul 00.00 hingga 23.00 WIB, ribuan kendaraan turun-naik di Jalan Raya Puncak. 

"Ini peningkatan kendaraannya sudah diprediksi, tetapi melonjaknya dahsyat, terutama roda dua," ujarnya pada Senin, 16 September 2024.

Menurut Rizky, dari total volume kendaraan, sekitar 60 persen di antaranya adalah motor, yang menyebabkan kepadatan lalu lintas lebih terasa di sepanjang jalur Puncak. 

Ia menambahkan, banyak pengendara sepeda motor yang tidak tertib dan kerap mengambil jalur kendaraan lain, sehingga memperumit proses pengaturan lalu lintas.

Di tengah kepadatan arus lalu lintas, seorang wisatawan bernama NM, 56, asal Bambu Apus, Jakarta Timur, dilaporkan meninggal dunia saat berlibur di kawasan Puncak. 

NM diduga kelelahan setelah mengunjungi Agro Wisata Gunung Mas, Cisarua, Bogor, pada Minggu malam.

Rizky menjelaskan, NM mulai merasa pusing dan sesak napas saat hendak pulang. Dia sempat keluar dari bus untuk mencari udara segar, namun ketika dievakuasi ke masjid di area Agro Wisata, korban meninggal dunia di tempat.

Rizky menduga, wanita tersebut memiliki penyakit bawaan yang memperburuk kondisinya saat kelelahan. 

Namun, ia memastikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar dan tidak terhambat oleh kemacetan yang terjadi di jalur Puncak. "Bukan karena evakuasi di jalan, bukan. Tapi ketika dievakuasi ke masjid, meninggal dunia di masjid," tambahnya dikutip dari CNN Indonesia.

Untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan selama libur panjang, Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Puncak. 

Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian menambahkan, rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap dan one way (satu arah) diberlakukan secara situasional.

"Untuk pelaksanaannya kami laksanakan secara situasional, melihat perkembangan dan peningkatan volume kendaraan yang masuk," tukasnya.

KAB. TANGERANG
Pendaftar Mudik Gratis 2026 Membludak hingga 10 Ribu Orang, Pemkab Tangerang Bakal Tambah Kuota

Pendaftar Mudik Gratis 2026 Membludak hingga 10 Ribu Orang, Pemkab Tangerang Bakal Tambah Kuota

Kamis, 5 Maret 2026 | 21:00

Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) berencana menambah kuota peserta Mudik Gratis 2026 karena membludaknya masyarakat yang mendaftar.

BANTEN
Pemprov Banten Desak Penambahan SPPG untuk Penerima MBG 3B

Pemprov Banten Desak Penambahan SPPG untuk Penerima MBG 3B

Kamis, 5 Maret 2026 | 23:01

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan perlunya percepatan penambahan dan optimalisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Banten untuk memperluas akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)

SPORT
Prediksi Skor Persita vs Dewa United Pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Duel Tim Perwakilan Banten

Prediksi Skor Persita vs Dewa United Pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Duel Tim Perwakilan Banten

Kamis, 26 Februari 2026 | 17:39

Persita Tangerang akan menjamu Dewa United FC lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, di Indomilk Arena, Kamis, 26 Februari 2026, pukul 20.30 WIB.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill