Connect With Us

Sengketa Lahan Alam Sutera, FPI Bentrok dengan Satpam

| Kamis, 6 Juni 2013 | 20:04

| Dibaca : 595

Bentrok Alam Sutera (tangerangnews / rangga)



TANGERANG-Ribuan massa ormas Front Pembela Islam (FPI) bentrok dengan satpam serta orang berbadan tegap dari pengembang elite Alam Sutera, Serpong, Kota Tangsel pada  Kamis (6/6).

Hal ini dipicu sengketa lahan Alam Sutera di Kampung Paku Alam, Kecamatan Serpong, Tangsel.

Bentrokan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Ribuan masa FPI dengan membawa kayu dan bambu hendak mempertahankan tanah milik warga seluas 2,5 hektare yang dituding diserobot oleh pengembang Alam Sutera.

Awalnya polisi yang dibantu puluhan satpam Alam Sutera hendak membubarkan massa, namun mereka mendapat perlawanan.

Kedua kubu pun saling lempar batu hingga bentrokan terjadi. Polisi pun akhirnya beberapa kali menembakkan gas air mata.

Ketua FPI Kabupaten Tangerang Habib Muh mengatakan, pihaknya ingin membela warga pemilik tanah yang diserobot pihak Alam Sutera.

Menurutnya, pemilik tanah punya sertifikat dan tidak pernah dijual, namun tiba-tiba saja dibangun oleh pengembang.

"Kita turun untuk membantu warga yang dizolomi pengusaha Alam Sutera. Mereka tidak punya modal, jadi tidak bisa menyewa pengacara. Kita minta sengketa tanah disurus secara adil melalui jalur hukum," katanya.

Habib Muh juga tidak ingin bentrokan terjadi dan menyelesaikan permasalahan dengan cara baik-baik. Namun dia menuding Alam Sutera menggunakan cara premanisme.

"Mereka dibekingi preman, jadi kita lawan. Kalau tidak diselesaikan secara hukum, kita akan kerahkan masa lebih besar lagi sekitar 5000 orang," tukasnya.

Ribuan masa ini sempat membubarkan diri setelah berunding dengan polisi. Namun bentrokan kembali terjadi. Satu satpam dikabarkan terluka di bagian kepala akibat bentrokan itu. Sementara enam anggota ormas FPI diamankan polisi. (RAZ/DRA)

KAB. TANGERANG
Diduga Sudah Kebal, Nyamuk Kabupaten Tangerang Diteliti Kemenkes

Diduga Sudah Kebal, Nyamuk Kabupaten Tangerang Diteliti Kemenkes

Selasa, 9 Februari 2016 | 23:55

“Apakah nyamuk itu sudah kebal dan mutasi gen, apa bagaimana? kita belum tahu karena masih dalam penelitian Kemenkes, kita juga terus lakukan kesiapsiagaan baik dari tenaga medis maupun sarana dan prasarananya, “ tuntasnya.

BANDARA
800 Kg Ganja, 14 Kg Sabu dan 80 Ekstasi Dimusnahkan BNN di Bandara

800 Kg Ganja, 14 Kg Sabu dan 80 Ekstasi Dimusnahkan BNN di Bandara

Rabu, 10 Februari 2016 | 14:28

TANGERANG- Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 800 kilogram lebih ganja, 14 kilogram lebih sabu, dan 80 butir ekstasi, Rabu (10/2/2016) siang di Garbage Plant Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Namun, untuk mencegah agar kasus nar

TANGSEL
Sedang Tunggu Korban Lewat, 4 Begal Diciduk Polsek Serpong

Sedang Tunggu Korban Lewat, 4 Begal Diciduk Polsek Serpong

Rabu, 10 Februari 2016 | 15:22

TANGERANG SELATAN-Petugas Polsek Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menciduk empat orang tersangka begal di Jalan Raya Lengkong, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Rabu (10/2/2016) dini hari.

"Kejahatan akan menang jika orang benar sudah tidak melakukan apa-apa "

Jenderal Soedirman