Connect With Us

Sengketa Lahan Alam Sutera, FPI Bentrok dengan Satpam

| Kamis, 6 Juni 2013 | 20:04

| Dibaca : 746

Bentrok Alam Sutera (tangerangnews / rangga)



TANGERANG-Ribuan massa ormas Front Pembela Islam (FPI) bentrok dengan satpam serta orang berbadan tegap dari pengembang elite Alam Sutera, Serpong, Kota Tangsel pada  Kamis (6/6).

Hal ini dipicu sengketa lahan Alam Sutera di Kampung Paku Alam, Kecamatan Serpong, Tangsel.

Bentrokan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Ribuan masa FPI dengan membawa kayu dan bambu hendak mempertahankan tanah milik warga seluas 2,5 hektare yang dituding diserobot oleh pengembang Alam Sutera.

Awalnya polisi yang dibantu puluhan satpam Alam Sutera hendak membubarkan massa, namun mereka mendapat perlawanan.

Kedua kubu pun saling lempar batu hingga bentrokan terjadi. Polisi pun akhirnya beberapa kali menembakkan gas air mata.

Ketua FPI Kabupaten Tangerang Habib Muh mengatakan, pihaknya ingin membela warga pemilik tanah yang diserobot pihak Alam Sutera.

Menurutnya, pemilik tanah punya sertifikat dan tidak pernah dijual, namun tiba-tiba saja dibangun oleh pengembang.

"Kita turun untuk membantu warga yang dizolomi pengusaha Alam Sutera. Mereka tidak punya modal, jadi tidak bisa menyewa pengacara. Kita minta sengketa tanah disurus secara adil melalui jalur hukum," katanya.

Habib Muh juga tidak ingin bentrokan terjadi dan menyelesaikan permasalahan dengan cara baik-baik. Namun dia menuding Alam Sutera menggunakan cara premanisme.

"Mereka dibekingi preman, jadi kita lawan. Kalau tidak diselesaikan secara hukum, kita akan kerahkan masa lebih besar lagi sekitar 5000 orang," tukasnya.

Ribuan masa ini sempat membubarkan diri setelah berunding dengan polisi. Namun bentrokan kembali terjadi. Satu satpam dikabarkan terluka di bagian kepala akibat bentrokan itu. Sementara enam anggota ormas FPI diamankan polisi. (RAZ/DRA)

TANGSEL
Airin Bentuk Tim Saber Pungli di Tangsel

Airin Bentuk Tim Saber Pungli di Tangsel

Selasa, 28 Februari 2017 | 16:25

TANGERANGNews -Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany membentuk tim saber pungli. Dia mengatakan, praktik pungli dinilai tak sesuai dengan upaya pemerintah yang tengah semangat melakukan upaya reformasi birokrasi dan meningkatkan pelayan

KAB. TANGERANG
Warga Laporkan Kecurangan Menantu Atut  ke Panwaslu Kabupaten Tangerang

Warga Laporkan Kecurangan Menantu Atut ke Panwaslu Kabupaten Tangerang

Selasa, 28 Februari 2017 | 19:00

TANGERANGNews.com-Warga Kabupaten Tangerang melaporkan adanya kecurangan yang dilakukan oleh istri Andika Hazrumy, calon wakil gubernur Banten yakni Ade Rossi ke Panwaslu Kabupaten Tangerang, Selasa (28/2/2017) sekitar pukul 17.00 WIB.

AYO! TANGERANG CERDAS
Rebut Kursi di PT Negeri, Primagama Tangerang Raya Gelar Tips & Trik

Rebut Kursi di PT Negeri, Primagama Tangerang Raya Gelar Tips & Trik

Selasa, 28 Februari 2017 | 09:00

TANGERANGNews.com-Untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) favorit, siswa/siswi sekolah menengah atas (SMA) perlu mendapatkan tips and trik . Apa saja tips And trik agar siswa siswi tidak stress dalam menghadapi Ujian Seleksi Bersama Masuk

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

"Pendidikan tidak mempersiapkan Anda untuk hidup. Pendidikan adalah bagian yang terus berkelanjutan sepanjang hidup !"

James Gwee