MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TANGERANGNEWS.com-Nyawa bocah perempuan berusian 7 tahun berinisial EV dihabisi secara sadis oleh tantenya sendiri di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Korban yang merupakan pelajar kelas 1 sekolah dasar (SD), warga di Kampung Salembaran, Desa Cengklong Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang ini dibekap dengan bantal dan disembunyikan di dalam terpal hingga mati lemas.
Pelaku diketahui berinisial LN, 40, seorang ibu rumah tangga warga Teluknaga, yang juga kakak kandung ibu korban.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho terungkapnya peristiwa ini berawal dari Polsek Teluknaga yang mendapat laporan masyarakat karena telah menemukan korban EV, dengan posisi tertutup terpal, pada Senin 22 April 2024, pukul 21.00 WIB.
Dari keterangan saksi di lokasi, korban diketahui meninggalkan rumah pada pukul 07.00 WIB. Namun, hingga pukul 11.30 WIB korban tidak kunjung pulang.
"Lantaran curiga, ibu korban, WN, menelpon suaminya A soal puterinya yang tidak pulang-pulang. Kemudian, sesampainya di rumah kedua orang tua korban bersama warga berusaha mencari keberadaan korban," jelasnya, Rabu 24 April 2024.
Pada pukul 20.00 WIB, korban ditemukan didalam terpal tempat penyimpanan hio atau dupa sembayang berjarak 10 meter dari rumahnya. Ketika itu kondisi sudah dalam keadaan lemas dan tidak bergerak.
Kedua orang tua korban berupaya melakukan pertolongan dengan membawanya ke Rumah Sakit BUN di wilayah Kosambi.
"Namun sesampainya di rumah sakit tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia," ujar Kapolres.
Atas kejadian yang telah dilaporkan tersebut, Polsek Teluknaga melakukan pengusutan. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti, serta analisa CCTV di sekitar lokasi kejadian, Polisi mencurigai tante korban, LN.
Ia pun langsung ditangkap di rumahnya di wilayah Kosambi. Setelah diinterogasi, LN mengakui perbuatannya yang telah menghabisi nyawa korban, dengan cara membekapnya menggunakan bantal selama kurang lebih 10 menit.
"Lalu, pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan mencopot anting korban dan disimpannya di bawah ember deket dengan kamar mandi lokasi. Tujuannya agar korban dikira merupakan korban pencurian emas yang dihabisi nyawanya," jelas Kapolres.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TODAY TAGProyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews