Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita
Jumat, 26 Juni 2026 | 18:34
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TANGERANGNEWS.com- Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengklaim 100 persen sekolah di wilayahnya telah menerapkan Kurikulum Merdeka.
“Penerapan Kurikulum Merdeka sudah mencapai semua lini satuan pendidikan. Mulai dari TK, PAUD, SD hingga SMP di Kota Tangerang, baik negeri dan swasta sudah 100 persen menerapkan Kurikulum Merdeka," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, Jumat, 28 Juli 2023.
Jamal memaparkan, implementasi Kurikulum Merdeka diterapkan pada siswa kelas I, II, IV dan V. Sedangkan, untuk jenjang SMP telah diterapkan bagi siswa kelas VII dan VIII.
Selain itu, pihaknya juga mendukung Kurikulum Merdeka dengan menerapkan seleksi Sekolah Penggerak, Program Pendidikan Profesi Guru hingga Guru Penggerak.
Menurut Jamal, implementasi Kurikulum Merdeka memilik manfaat untuk satuan pendidikan tingkat sekolah, mulai dari anak yang dididik belajar lebih kontekstual dan mengenal lingkungannya. Sebab, bebas menentukan pembelajaran yang akan mereka laksanakan.
"Selain itu, Kurikulum Merdeka juga membentuk anak menjadi lebih bebas mengeksplorasi minat dan bakat dengan bantuan guru," terangnya.
Dampaknya, anak mampu lebih cepat memahami kemampuan masing-masing, sehingga guru dapat mengetahui pengarahan dan pendampingan yang tepat berdasarkan kapasitas setiap anak.
TODAY TAGPerubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Jadwal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 telah resmi dirilis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews