Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya
Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:51
Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) kembali menggulirkan program promo penambahan daya listrik bagi pelanggan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com- Dinas Pendidikan Kota Tangerang kembali membuka Pra Penerimaan Peserta Didik Baru (Pra-PPDB) untuk tahun ajaran 2024/2025.
Pra-PPDB untuk jenjang SMP telah dibuka sejak Selasa, 16 April 2024, dengan metode daring hingga 20 Juni 2024 mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan, Pra-PPDB perlu diadakan agar calon peserta didik dapat terverifikasi dan validasi berdasarkan data dari pemerintah pusat.
Selain itu, calon peserta didik nantinya juga akan mendapatkan PIN yang dapat digunakan untuk mendaftar PPDB.
"Ketika sudah mendaftar Pra-PPDB dan mendapatkan PIN, maka ketika PPDB dimulai calon peserta didik tinggal mendaftar dengan log in menggunakan PIN yang telah didapatkan," katanya.
Tahun ini, Dinas Pendidikan Kota Tangerang menyediakan kuota penerimaan jenjang SMP sebanyak 10.996 kursi.
Syarat Daftar Pra-PPDB SMP Kota Tangerang
Calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran Pra-PPDB jenjang SMP secara mandiri melalui tautan resminya di prappdb.tangerangkota.go.id.
Perlu diketahui, proses pendaftaran Pra-PPDB akan dilakukan verifikasi oleh Dinas Pendidikan Kota Tangerang untuk mendapatkan PIN yang akan digunakan saat PPDB dilaksanakan.
Alur Pra-PPDB SMP Kota Tangerang 2024/2025
Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) kembali menggulirkan program promo penambahan daya listrik bagi pelanggan rumah tangga.
TODAY TAGRamadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meluncurkan becak motor (bentor) layanan belanja sembako keliling yang praktis dengan harga terjangkau bernama Bentor Pangan Sahabat Masyarakat (Bang Sama).
Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews