Connect With Us

Diminati Camaba, ITPLN Buka Pendaftaran Sampai 17 Agustus 2024

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 21 Juli 2024 | 18:59

Mahasiswa dan mahasiswi ITPLN. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pendaftaran mahasiswa baru Institut Teknologi PLN (ITPLN) untuk tahun akademik 2024/2025 kembali dibuka untuk gelombang reguler.

Gelombang kedua ini berlangsung dari 20 Juli hingga 17 Agustus 2024, menyusul tingginya minat pada gelombang pertama.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto mengatakan, ITPLN dapat menjadi pilihan yang tepat bagi calon mahasiswa. 

ITPLN merupakan salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia, menempati peringkat keenam menurut THE Impact Ranking.

"PLN percaya bahwa ITPLN dapat menjadi wadah bagi calon mahasiswa kreatif dan berkualitas. Karena itu, PLN juga terus mendorong kemajuan serta mempercayakan penyiapan SDM kepada ITPLN," ujar Yusuf.

ITPLN juga berkomitmen menjadi kampus kelas dunia dengan melakukan berbagai transformasi dalam sistem pendidikannya.

Rektor ITPLN Iwa Garniwa menyampaikan, minat calon mahasiswa sangat tinggi. Bagi yang belum mendaftar pada gelombang pertama, masih bisa mendaftar pada gelombang kedua. 

Iwa mengajak generasi muda untuk tumbuh dan berkembang bersama ITPLN.

"Gelombang satu telah ditutup, peserta yang mendaftar membludak, tapi jangan khawatir gelombang dua dibuka hari ini hingga 17 Agustus 2024," imbuhnya.

Iwa menjelaskan, mahasiswa ITPLN akan mendapatkan berbagai manfaat, seperti kesempatan direkrut oleh PLN Group bagi 100 lulusan S1 terbaik angkatan 2024, berbagai peluang beasiswa, e-mobility ke universitas internasional, tablet gratis untuk pembelajaran digital, dan jaminan magang di PLN Group di seluruh Indonesia.

ITPLN menerapkan sistem pembelajaran 4-4-2, yang terdiri dari 40% teori, 40% pemecahan masalah, dan 20% kuliah industri, untuk menghasilkan SDM yang kompeten dan siap kerja.

Tahun ini, ITPLN membuka pendaftaran untuk sejumlah fakultas, termasuk Fakultas Ketenagalistrikan & Energi Terbarukan, Fakultas Teknologi & Bisnis Energi, Fakultas Telematika Energi, dan Fakultas Teknologi Infrastruktur & Kewilayahan.

Kampus ini juga menawarkan program pendidikan pasca sarjana dan vokasi, dengan total 17 program studi yang akan terus bertambah, termasuk jenjang S3.

Selain itu, ITPLN memiliki dosen profesional, akademisi, dan praktisi terbaik, serta sertifikat kompetensi lokal dan internasional.

"Dengan bimbingan dosen berpengalaman dan fasilitas penelitian yang mendukung, ITPLN tidak hanya menjadi tempat belajar tetapi juga wadah untuk mengembangkan inovasi dan keahlian di bidang teknik elektro," pungkasnya.

BANDARA
Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:55

Maskapai Emirates memiliki salah satu pesawat komersial terbesar di dunia, yakni Airbus A380 yang pada Sabtu, 8 Agustus 2026, lalu, sempat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

TANGSEL
Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Senin, 10 Agustus 2026 | 18:57

Seorang pelajar tingkat SMA tewas seketika setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah Abang–Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin sore 10 Agustus 2026.

KOTA TANGERANG
Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota resmi memberlakukan skema rekayasa lalu lintas di empat ruas jalan utama mulai Senin, 10 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill