Connect With Us

Fresh Graduate Digaji Rp10 Juta, Ini 10 Jurusan Kuliah yang Banyak Dicari Perusahaan Tambang dan Migas

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 8 April 2025 | 07:50

Ilustrasi SKK Migas (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam, termasuk dari sektor pertambangan. Beragam hasil tambang seperti nikel, tembaga, timah, batubara, emas, hingga minyak bumi banyak ditemukan di berbagai wilayah. 

Tak heran, banyak perusahaan tambang dan migas berdiri di Tanah Air, termasuk perusahaan asing.

Pesatnya industri tambang dan energi tentu berdampak pada kebutuhan tenaga kerja yang tinggi. Banyak perusahaan membuka peluang kerja, termasuk untuk fresh graduate melalui program seperti FGDP (Fresh Graduate Development Program). 

Gaji yang ditawarkan pun cukup menjanjikan, berkisar antara Rp7 juta hingga Rp10 juta, belum termasuk bonus bulanan dan tahunan.

Bagi mahasiswa yang bercita-cita berkarier di sektor ini, berikut jurusan-jurusan kuliah yang banyak dibutuhkan perusahaan tambang dan migas seperti dilansir dari Kompas, Selasa, 8 April 2025.

1. Teknik Pertambangan

Jurusan ini menjadi pilihan utama karena membekali lulusannya dengan keahlian eksplorasi, eksploitasi, dan pengolahan hasil tambang.

2. Teknik Geologi

Lulusan Teknik Geologi dibutuhkan untuk analisis struktur bumi dan eksplorasi sumber daya alam, termasuk di sektor minyak dan gas.

3. Teknik Metalurgi 

Jurusan ini fokus pada proses ekstraksi dan pengolahan logam, sangat dibutuhkan dalam pengolahan hasil tambang.

4. Teknik Lingkungan

Perusahaan tambang memerlukan lulusan Teknik Lingkungan untuk menangani dampak ekologis serta penerapan sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

5. Teknik Sipil  

Jurusan ini diperlukan untuk perancangan dan pembangunan infrastruktur penunjang kegiatan pertambangan seperti jalan, jembatan, dan fasilitas tambang.

6. Teknik Elektro

Sektor tambang membutuhkan insinyur elektro untuk menangani sistem kelistrikan, otomasi, dan pengoperasian alat berat bertenaga listrik.

7. Teknik Mesin

Lulusan Teknik Mesin dibutuhkan untuk mendesain dan merawat mesin serta peralatan berat yang digunakan dalam operasional tambang.

8. Akuntansi  

Selain teknis, perusahaan tambang juga memerlukan tenaga di bidang keuangan untuk mengatur laporan keuangan, audit, hingga pengelolaan anggaran.

9. Manajemen 

Jurusan ini penting untuk pengelolaan SDM, operasional, logistik, dan strategi perusahaan agar lebih efisien dan produktif.

10. Hukum 

Lulusan Hukum berperan penting dalam mengelola kontrak, memahami regulasi pertambangan, serta menangani isu legal lainnya di perusahaan.

Mengingat prospek kerja yang menjanjikan dan peluang gaji tinggi, tak heran jika banyak mahasiswa tertarik berkarier di industri tambang dan migas. Bagi yang berminat, penting untuk memilih jurusan yang sesuai minat dan kemampuan agar dapat bersaing di industri ini.

BISNIS
Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kamis, 10 September 2026 | 22:13

Telkomsel menghadirkan program Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara khusus di area Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Jawa Barat (Jabotabek Jabar), sebagai wadah interaktif bagi masyarakat dan generasi muda untuk berkumpul, beraktivitas

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

KOTA TANGERANG
Ada 279 Kasus Kekerasan, Pemkot Tangerang Perkuat Kapasitas Satgas PPA

Ada 279 Kasus Kekerasan, Pemkot Tangerang Perkuat Kapasitas Satgas PPA

Kamis, 10 September 2026 | 22:39

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat peran Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melalui kegiatan peningkatan kapasitas yang digelar di Ruang Al Amanah lantai 5, Kamis 10 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill