Connect With Us

Menu MBG di SMKN 3 Kota Tangerang Dibuat Siswa Jurusan Tata Boga

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 21 November 2024 | 18:52

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan uji coba MBG di SMKN 3 Kota Tangerang di mana menunya dimasak langsung siswa jurusan tata boga, Kamis 21 November 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pelaksanaan uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di Kota Tangerang, dimana kali ini menyasar tingkat SMA.

SMKN 3 Kota Tangerang, menjadi sekolah pertama yang menyelenggarakan program unggulan tersebut, Kamis 21 November 2024.

Namun yang berbeda dari pelaksanaan MBG kali ini, menu makanannya dibuat sendiri oleh para pelajar dari jurusan tata boga sekolah tersebut.

Ada sekitar 864 paket menu bergizi yang terdiri atas nasi, ayam teriyaki, tumis buncis wortel bakso, pisang, dan susu. 

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang meninjau pelaksanaan uji coba tersebut menekankan program ini bukan sekadar penyediaan makanan gratis, melainkan langkah strategis untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif.

Ia menyoroti pentingnya sinergi dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk sekolah kejuruan seperti SMKN 3 Kota Tangerang dalam mendukung program tersebut.

"Saya apresiasi SMKN 3 Tangerang atas kontribusinya dalam menyiapkan dan menyajikan 864 paket menu bergizi. Model pelibatan pendidikan kejuruan pada program pemerintah semacam ini, tidak hanya akan mendorong peningkatan kesehatan anak didik, tetapi juga kapasitas pembelajaran bagi siswa," katanya.

Kepala SMKN 3 Kota Tangerang Sri Sulastri menuturkan keterlibatan siswa jurusan tata boga dalam membantu produksi paket MBG ini merupakan terobosan baru 

Pihaknya menyiapkan puluhan siswa untuk membantu persiapan selama uji coba. Selanjutnya mereka semua berpartisipasi dalam produksi paket makanan.

"Ini juga menjadi terobosan baru yang bisa dikembangkan menjadi role model bagi sekolah-sekolah lainnya,” tambahnya.

Selain itu, ia juga berkomitmen penuh untuk melakukan persiapan secara matang, dalam rangka menyambut agenda pelaksanaan program unggulan tersebut secara regular yang direncanakan mulai direalisasikan awal tahun depan.

“Semoga program ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan,” pungkas Sri Sulastri.

Muhammad Azhar Malik, seorang siswa di Kelas 11 Kuliner 2 SMKN 3 Kota Tangerang mengatakan penyediaan MBG dari sekolahnya memperkaya praktik langsung para siswa.

Khususnya pengalaman menyiapkan makanan sehat dalam jumlah banyak, sekaligus mengemas dan menyajikannya secara higiene. 

“Tentu ada banyak pengalaman, apalagi menyiapkannya makanan dalam porsi banyak begini,” ucap Azhar.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

KOTA TANGERANG
Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:46

SMK Budi Luhur melakukan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kreatif nasional dengan melakukan kunjungan kerja dan audiensi ke Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill