Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon
Jumat, 24 April 2026 | 22:02
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TANGERANGNEWS.com- Badan Gizi Nasional memperkirakan anggaran untuk tahap awal program Makan Bergizi Gratis akan mencapai Rp800 miliar per hari. Angka ini setara dengan 75 persen dari total anggaran Rp1,2 triliun per hari yang dibutuhkan jika program tersebut berjalan penuh.
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan, ketika program ini sudah beroperasi sepenuhnya, anggaran harian sebesar Rp1,2 triliun akan diperlukan.
"75 persen itu kurang lebih Rp800 miliar setiap hari untuk membeli produk-produk pertanian, membeli bahan baku," beber Dadan dikutip dari CNN Indonesia, Kamis, 10 Oktober 2024.
Program yang digagas oleh Presiden- Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ini diperkirakan akan menjangkau hingga 82,9 juta penerima dengan total anggaran tahunan mencapai Rp400 triliun.
Anggaran sangat besar itu diperlukan karena setiap hari makanan bergizi harus disiapkan dan didistribusikan kepada anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.
Menurut Dadan, makan bergizi gratis ini memang diproyeksikan untuk investasi besar-besaran pada sumber daya manusia (SDM).
Saat program ini sepenuhnya diterapkan, diperkirakan akan ada sekitar 30 ribu satuan pelayanan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Nantinya, setiap satuan pelayanan akan melayani kebutuhan makan gratis dari sekitar 3.000 anak sekolah di setiap kecamatan.
Untuk mendukung pelaksanaannya, Badan Gizi Nasional akan menugaskan tiga pegawai di setiap satuan pelayanan.
"Tahun depan (2025) minimal 5.000 satuan pelayanan. Awal (penyaluran makan gratis) 3 juta anak dulu, nanti naik 6 juta di April (2025), dan di Juli (2025) 15 juta," katanya.
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TODAY TAGPeringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews