Pergoki ASN Telat Apel Pagi, Wakil Wali Kota Tangerang Ingatkan Sanksi Tegas Menanti
Senin, 31 Agustus 2026 | 18:45
Suasana halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang mendadak tegang pada Senin, 31 Agustus 2026 pagi.
TANGERANGNEWS.com- Badan Gizi Nasional memperkirakan anggaran untuk tahap awal program Makan Bergizi Gratis akan mencapai Rp800 miliar per hari. Angka ini setara dengan 75 persen dari total anggaran Rp1,2 triliun per hari yang dibutuhkan jika program tersebut berjalan penuh.
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan, ketika program ini sudah beroperasi sepenuhnya, anggaran harian sebesar Rp1,2 triliun akan diperlukan.
"75 persen itu kurang lebih Rp800 miliar setiap hari untuk membeli produk-produk pertanian, membeli bahan baku," beber Dadan dikutip dari CNN Indonesia, Kamis, 10 Oktober 2024.
Program yang digagas oleh Presiden- Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ini diperkirakan akan menjangkau hingga 82,9 juta penerima dengan total anggaran tahunan mencapai Rp400 triliun.
Anggaran sangat besar itu diperlukan karena setiap hari makanan bergizi harus disiapkan dan didistribusikan kepada anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.
Menurut Dadan, makan bergizi gratis ini memang diproyeksikan untuk investasi besar-besaran pada sumber daya manusia (SDM).
Saat program ini sepenuhnya diterapkan, diperkirakan akan ada sekitar 30 ribu satuan pelayanan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Nantinya, setiap satuan pelayanan akan melayani kebutuhan makan gratis dari sekitar 3.000 anak sekolah di setiap kecamatan.
Untuk mendukung pelaksanaannya, Badan Gizi Nasional akan menugaskan tiga pegawai di setiap satuan pelayanan.
"Tahun depan (2025) minimal 5.000 satuan pelayanan. Awal (penyaluran makan gratis) 3 juta anak dulu, nanti naik 6 juta di April (2025), dan di Juli (2025) 15 juta," katanya.
TODAY TAGSuasana halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang mendadak tegang pada Senin, 31 Agustus 2026 pagi.
PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews