Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita
Jumat, 26 Juni 2026 | 18:34
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang masih terus menjalankan program Makan Gratis Bergizi (MBG) tahap dua. Saat ini, ditargetkan 75 sekolah akan berpartisipasi dalam pembiasaan MBG.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin mengatakan, sejauh ini program pembiasaan MBG semakin baik.
Ia terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk memberikan perkembangan pembiasaan MBG di Kota Tangerang.
"Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Berdasarkan evaluasi terakhir, kami ingin melakukan penguatan proses pengawasan dalam penyajian hingga distribusi ke kelas-kelas," katanya saat memantau pelaksanaan MBG di SMPN 23 Kota Tangerang.
Ia berencana melibatkan guru dan orang tua murid melalui komite. Nanti, pihaknya akan melakukan pelatihan dan berikan form evaluasi.
"Sehingga, nanti ada SOP dari sekolah dan tim agar kualitas makanan dan hal teknis lainnya dapat sesuai," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang Jamaluddin menuturkan, Pemkot Tangerang juga terus melakukan evaluasi baik sekolah hingga penyedia. Lalu, porsi makan dan juga menu pun telah disesuaikan.
Pihaknya juga akan menegur pihak sekolah atau penyedia MBG bila ditemukan ada yang tidak sesuai.
"Alhamdulillah, anak-anak juga antusias tadi semua menyatakan suka dengan menu yang disediakan. Kami juga melakukan evaluasi baik sekolah maupun penyedia MBG, sehingga apabila ada ketidaksesuaian akan kami tegur," tuturnya.
Kepala Sekolah SMPN 23 Kota Tangerang Adien Alvian menambahkan, pada menu kali ini berisi ayam fillet saus tiram, sayur capcay, dan juga buah pepaya. Tak hanya itu, sebelum makan anak-anak juga mengonsumsi susu.
"Alhamdulillah mereka semua suka dengan menu yang disediakan. Mudah-mudahan, anak-anak dapat pembelajaran yang baik khususnya pembelajaran dan pembiasaan makan sehat di rumah mau pun di sekolah," tutupnnya.
TODAY TAGPerubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
Gerak cepat Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap pria berinisial FP, 38, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang caddy golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews