Connect With Us

Dana Program Sekolah Swasta Gratis Disalurkan ke Rekening Siswa, Segini Nominalnya 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 7 Mei 2025 | 12:28

Ilustrasi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan menjalankan program sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKh swasta mulai tahun ajaran baru 2025/2026 mendatang. 

Nantinya, dana bantuan pendidikan tersebut akan langsung dikirim ke rekening siswa dan kemudian secara otomatis didebit ke rekening sekolah.

"Dari rekening siswa akan autodebit ke rekening sekolah. Jadi dari siswa itu hanya pegang buku (rekening) tanpa bisa mencairkan (dananya) sampai tiga tahun. Setelah itu, ya terserah," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Lukman, dikutip dari DetikCom, Rabu, 7 Mei 2025.

Rekening siswa akan dibuka bekerja sama dengan Bank Banten. Meski berada di rekening siswa, dana tidak bisa dicairkan secara bebas karena hanya berfungsi sebagai jalur transfer ke sekolah.

Dijelaskan Lukman, dari rekening siswa akan autodebit ke sekolah, sehingga siswa hanya memegang buku rekening dan tidak bisa mencairkan dananya sampai tiga tahun.

"Juli kita matangkan dulu hasil SPMB dan data yang sudah masuk ke Dapodik, dan akan simultan dengan siswa yang akan diusulkan dibuatkan rekening," tukasnya.

Adapun jumlah penerima bantuan akan menyesuaikan dengan jumlah siswa yang diterima di sekolah swasta yang ikut dalam program ini. 

Hingga kini, tercatat 811 sekolah swasta yang telah bergabung dan diwajibkan menandatangani pakta integritas untuk menjaga komitmen selama program berjalan.

Lukman menegaskan, pelanggaran terhadap pakta integritas akan dikenai sanksi mulai dari teguran hingga pencabutan izin operasional, tergantung tingkat pelanggarannya.

Adapun besaran dana yang diberikan bervariasi tergantung lokasi dan jenjang pendidikan. 

Untuk wilayah Tangerang Raya, siswa SMA akan menerima Rp250 ribu per bulan dan SMK Rp300 ribu. Sementara di luar Tangerang Raya, siswa SMA mendapat Rp150 ribu dan SMK Rp250 ribu per bulan.

Program ini dijadwalkan mulai berjalan efektif setelah hasil SPMB keluar dan data siswa masuk ke sistem Dapodik pada Juli 2025.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

TEKNO
Garuda Spark Innovation Hub di BSD City Siap Hubungkan Inovasi Lokal ke Pasar Global

Garuda Spark Innovation Hub di BSD City Siap Hubungkan Inovasi Lokal ke Pasar Global

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:02

Guna mengoptimalkan potensi ekonomi digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Sinar Mas Land resmi menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill