Connect With Us

Caddy Golf Soewarna Dimartil Suami di Bandara Soekarno-Hatta

Denny Bagus Irawan | Kamis, 11 Februari 2016 | 15:49

Ilustrasi penganiayaan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANG-Momoy Tilawati, seorang wanita yang berprofesi sebagai caddy golf di Soewarna Cengkareng Golf Club, di area Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten melaporkan suaminya yang berinisial RE lantaran kepalanya dimartil.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Azshari Kurniawan mengatakan, tersangka yang merupakan warga Kampung Bulak Teko RT 4/11, Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat ditangkap di Bekasi setelah sempat melarikan diri.

“Jadi sebenarnya peristiwa awalnya terjadi pada Senin tanggal 25 januari 2016 sekira pukul 20.00 malam di Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta, korban saat itu dijemput tersangka yang juga suaminya,” kata Azshari, Kamis (11/2).

 

Martil

Ketika itu, Momoy Tilawati bermaksud akan pulang setelah selesai bekerja di Soewarna Cengkareng Golf Club. Kemudian korban bertemu dengan suaminya RE di area parkir.

Sang suami lalu mengajak korban  pulang dengan menggunakan motor milik kakak dari korban yang dipinjam RE. Pada saat perjalanan pulang di area Perimeter Utara menuju Tangerang, korban dan suami bertengkar dan terjadi keributan antar keduanya.

 

Baca Juga : Kumpulan Berita Kasus KDRT di Tangerang

 

Setelah itu tersangka kesal dan menghentikan kendaraan serta memarkirkan motor dipinggir jalan. “Awalnya cuma menampar, tetapi mengeluarkan palu dengan ukuran besar dan memukul kepala korban yang sudah niat dibawa tersangka,” katanya.

Korban yang terjatuh karena pukulan benda keras itu pun dibiarkan tersangka dipinggir jalan. Tak lama kemudian muncul petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta menolongnya untuk dibawa ke rumah sakit.

Setelah sadar akan perlakuan suaminya, korban lalu melaporkan peristiwa itu ke Polres Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami lalu mengejarnya dan menangkapnya di Bekasi dengan barang-bukti sebuah palu,” katanya.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:38

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill