Connect With Us

Segera Beroperasi, 30 Persen Penumpang Bandara Soekarno Hatta Ditargetkan Naik KA

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 23 November 2017 | 15:00

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Wali Kota Tangerang Arief R Wismanysah dan Senior Manager Bandara Soetta Suriawan Wakan, meninjau langsung proses persiapan Kereta Bandara Soekarno-Hatta. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Kereta Bandara Soekarno-Hatta akan segera di operasikan pada waktu dekat ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun meninjau langsung proses persiapan pengoperasiannya.

Dia datang menggunakan kereta komuter line (KRL) Wijaya Kusuma yang tiba di Stasiun Batuceper, Tangerang pada Kamis (23/11/2017). Kedatangannya langsung disambut oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismanysah dan Senior Manager Bandara Soetta Suriawan Wakan serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman.

Menhub menjelaskan proses uji coba kereta bandara akan dilakukan pada 25 November 2017. Pengoperasiannya dari rute Stasiun Dukuh Atas Sudirman - Duri - Batuceper - hingga Bandara Soekarno Hatta. Dan mulai resmi beroperasi pada 1 Desember 2017.


"Kita resmikan pada awal Desember. Sebenarnya pada 25 November ini sudah bisa beroperasi, tapi kita lebih save kalau diberikan kesempatan PT Railink untuk uji coba," kata Budi.

Menhub menambahkan, pengoperasiannya nanti akan dibuat dengan waktu 30 menit. Di mulai dari Duku Atas dan berhenti hanya sekali di Stasiun Batuceper.

"Dengan harapan dari Batuceper ada warga Tangerang serta Tangerang Selatan juga yang naik kereta ke bandara," ucap Budi.

Budi berharap, pengoperasian kerata bandara ini secara penuh dapat beroperasi pada 1 Januari 2018. Sebab pada Desember 2017 masih diberikan tarif murah yakni Rp30.000, nanti pada Januari 2018 diberlakukan pembenahan tarif.

"Dengan adanya kereta bandara diharapkan 30 persen penumpang, orang yang menuju ke Bandara akan pindah menggunakan alat transportasi kereta. Kami yakin kereta bandara bisa digunakan oleh masyarakat, karena memang kereta api sangat digemari warga untuk berpergian," kata Budi.(RAZ/HRU)

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

TANGSEL
Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:47

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.

BISNIS
Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:35

Pasar Cipadu, Kota Tangerang yang dahulu dikenal sebagai sentra kain dan pakaian terbesar di wilayah Tangerang tampak semakin sepi, dengan banyak kios tutup dan arus pengunjung yang jauh berkurang.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill