Connect With Us

Tuntut Pembayaran Tanah, Warga Blokir Jalan Bandara Soetta

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 24 Juni 2019 | 14:07

Tampak akses Jalan Perimeter Utara, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di blokir jalannya oleh warga setempat, Senin (24/6/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga Desa Rawa Rengas, Kabupaten Tangerang menutup akses Jalan Perimeter Utara, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Senin (24/6/2019).

Penutupan jalan dilakukan warga,  karena mereka menuntut keadilan dalam pembayaran pembebasan lahan kepada PT Angkasa Pura II yang terkena dampak  pembangunan runway tiga Bandara Soetta.

Tampak akses Jalan Perimeter Utara, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di blokir jalannya oleh warga setempat, Senin (24/6/2019).

Dalam aksinya, warga memblokir jalan menggunakan tumpukan kayu, potongan pohon pisang, hingga sepeda motor yang sengaja diparkir di tengah jalan.

Baca Juga :

Spanduk besar berwarna kuning pun menghiasi Jalan Perimeter Utara, Bandara Soetta bertuliskan jeritan warga yang terdampak pembangunan Runway 3.

"Harga Mati.....!!!!! Bayarkan hak kami, eksekusi bukan solusi jika terjadi. Bahkan kami siap mati untuk pertahankan tanah kelahiran kami", demikian isi di spanduk unjuk rasa warga di Jalan Perimeter Selatan.

Koordinator unjuk rasa, Wawan Setiawan mengatakan, warga terdampak pembangunan runway  ketiga menuntut proses pembayaran lahan dipercepat.

"Jadi kami ini tetap unjuk rasa ke Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta. Kami menuntut agar tanah kami cepat dibayarkan atau hak-hak kami ini cepat diselesaikan. Karena selama ini kami merasa dirugikan dengan adanya pembangunan runway 3 ini," ujarnya, Senin (24/6/2019).

Menurut Wawan, selama pembangunan runway tiga, warga Rawa Rengas banyak dirugikan.  "Ketika panas seperti ini, beuh ngebulnya minta ampun. Terus yang kedua, ketika hujan, wilayahnya kami becek dan banjir," ucapnya.

 

Wawan mengakui, sebagian tanah tersebut memang tanah sengketa dari beberapa pihak. Sehingga tersendat pembebasan lahan mereka oleh negara. Wawan menyatakan, terdapat setidaknya 145 kepala keluarga dan sekitar 715 jiwa di RW 15 yang terdampak pembangunan Runway 3.

"Kami tidak bicara lagi masalah harga, bagaimana pembangunan ini bisa cepat selesai dan kami bisa cepat pindah. Tuntutan dari warga ya itu saja. Maka kami minta supaya hak terhadap bangunan kami ini dibayarkan terlebih dahulu, itu solusi terbaik," ujar Wawan.

 

Sementara, dari data sebelumya pihak Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Soekarno-Hatta sudah melakukan konsinyasi (menitipkan yang ganti rugi) di Pengadilan Negeri Tangerang.

Uang ganti rugi yang dititipkan di PN Tangerang senilai Rp430,35 miliar dan total nilai ganti kerugian untuk pembebasan tanah itu sebesar Rp3,35 triliun. Mulai 25 Januari 2019 telah dibebaskan 3.021 bidang tanah seluas 167,52 Hektare, atau sesuai dengan kebutuhan proyek landasan pacu ketiga.  Adapun dari tanah yang sudah dibebaskan itu, terdapat 209 bidang tanah seluas 309.542 meter persegi  yang ditempati sekira 200 kepala keluarga.(RAZ/HRU

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill