Connect With Us

Ganggu Penerbangan, Belasan Layangan di Sekitar Bandara Soetta Ditertibkan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 18 Juni 2020 | 09:21

Ilustrasi Layangan. (Liputan6.com / Liputan6.com)

 

TANGERANGNEWS.com-Petugas gabungan Komunitas Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menertibkan 17 layangan yang dimainkan di sekitar kawasan penerbangan.

Penertiban dilakukan karena layang-layang tersebut membahayakan dan mengancam keselamatan penerbangan.

Dilansir dari Kompas, penertiban yang berlangsung pada 11 Juni tersebut merupakan bagian dari kegiatan untuk memberikan rasa aman ke penumpang di Bandara Soetta.

"Ada 17 layang-layang yang telah ditertibkan di daerah sekitar bandara. Kami juga sudah beri himbauan," ujar Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soetta Febri Toga Simatupang, Rabu (17/6/2020).

Sosialisasi terkait larangan menerbangkan layang-layang, menurut Febri, sudah sering dilakukan. Mulai dari tingkat tokoh masyarakat hingga tokoh pemuda dan remaja di pemukiman sekitar Bandara Soetta.

"Kita juga melakukan infografis imbauan melalui sosial media kami," tutur dia.

Dia menegaskan kinerja mesin pesawat bisa terganggu jika layangan masuk mesin pesawat. "Selain itu juga bisa mengganggu konsetrasi dan jarak pandang pilot," pungkasnya.

Adapun dasar hukum pelarangan menerbangkan layang-layang tersebut tertuang dalam Pasal 210 ayat 2 UU penerbangan No 1/2009.

Ancaman hukumannya dipidana penjara paling lama 3 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:42

Polresta Tangerang resmi menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill