Connect With Us

Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polisi Bergerak Cepat

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 September 2020 | 16:27

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Adi Ferdian bersama jajaranya menjemput perempuan berinisial LHI ke Bali untuk menindaklanjuti kasus dugaan pelecehan seksual dan pemerasan oleh oknum tenaga medis, Senin (21/9/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Kepolisian dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta menjemput perempuan berinisial LHI ke Bali untuk menindaklanjuti kasus dugaan pelecehan seksual dan pemerasan oleh oknum tenaga medis. 

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Adi Ferdian Saputra mengatakan pihaknya sudah memberangkatkan personel ke Denpasar, Bali untuk memintai keterangan korban LHI. LHI diketahui bekerja dan berdomisili di pulau Dewata. 

"Dirinya khawatir untuk ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta sehingga jemput bola ke sana guna kepentingan penyidikan dan penyelidikan dan percepatan dari penanganan peristiwa ini," ujarnya, Senin (21/9/2020).

Perkembangan kasusnya, kata dia Kepolisian sudah berkoordinasi dengan pihak Airport Operation Control Center (AOCC) Bandara Soekarno-Hatta dan PT Kimia Farma Diagnostika.

Baca Juga :

Koordinasi bertujuan untuk melengkapi data dan mengungkap kasus pelecehan seksual dan pemerasan oknum tenaga kesehatan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Selain itu, Kepolisian juga telah mengantongi identitas terduga pelaku. Terduga pelaku berinisial E. 

"Kami juga kontak pihak IDI (Ikatan Dokter Indonesia) terkait pelaku yang dilaporkan berinisial E ini apakah memang sudah dokter atau belum," jelasnya.

Sebelumnya, seorang perempuan berinisial LHI mengaku menjadi korban pelecehan seksual dan pemerasan yang dilakukan oleh oknum tenaga medis ketika menjalani rapid test di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. 

Dia menceritakan kronologi peristiwa itu di akun Twitternya, @listongs. Dia menyebut peristiwa ini dialaminya saat hendak berangkat ke Nias melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 13 September 2020. (RMI/RAC)

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill