Connect With Us

Bikin Resah Masyarakat, 17 WNA Asal Nigeria dan Ghana Dibekuk di Imigrasi Bandara Soetta

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 24 Mei 2023 | 20:02

Sebanyak 17 WNA yang berasal dari Nigeria dan Ghana diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta dalam giat operasi pengawasan Orang Asing (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta mengamankan sebanyak 17 warga negara asing yang dilaporkan meresahkan masyarakat.

Berdasarkan laporan masyarakat melalui media sosial, giat operasi pengawasan Orang Asing berfokus pada dua apartemen di wilayah Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Hasilnya, Bidang Inteldakim Imigrasi Soekarno Hatta membekuk 16 WNA asal Nigeria dan 1 WNA asal Ghana yang diduga melakukan penyelewengan terkait Izin Tinggal Keimigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta Muhammad Tito Andrianto mengatakan, dari hasil pemeriksaan ditemukan 5 orang diduga berkewarganegaraan Nigeria tidak dapat menunjukan paspor dan izin tinggal yang dimilikinya.

Artinya, WNA tersebut telah  melanggar Pasal 116 Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

"Selanjutnya terdapat 2 orang WN Nigeria memiliki paspor namun telah melebihi izin tinggal yang berlaku atau overstay, sesuai Pasal 78 ayat 3," ujarnya pada Rabu, 24 Mei 2023.

Lebih lanjut, 2 WNA Nigeria lainnya memiliki paspor dan izin tinggal, namun sudah melewati masa berlaku sehingga diduga melanggar Pasal 119 ayat 1.

Lalu, terdapat 4 WNA Nigeria dan 1 orang WNA Ghana memiliki paspor dan Izin tinggal sebagai Investor, namun diduga perusahaan yang dimilikinya tidak ada alias fiktif, yang diduga melanggar Pasal 123 huruf a. 

Sementara 3 orang WNA Nigeria menggunakan Izin Tinggal Kunjungan. Tetapi, keberadaan dan kegiatannya tidak sesuai seperti yang tercantum dalam izin tinggalnya.

Selain itu, petugas mengembangkan dan melakukan pemeriksaan mendalam berdasarkan barang bukti yang dikumpulkan, yakni 12 paspor, 5 kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) sebagai Investor, yang terindikasi telah memberikan surat atau keterangan tidak benar.

Hal ini dilakukan guna memenuhi Administrasi persyaratan permohonan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) di Kantor Imigrasi. Tak hanya itu, pihak Imigrasi Kelas I Khusus juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 31 unit handphone dan 15 unit laptop.

“WNA pemegang kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) sebagai Investor yang kami amankan diduga mencoba mengelabui petugas berdasarkan data administrasi kepemilikan perusahaan untuk dijadikan dasar pengajuan Izin Tinggal. Saat ini kami sedang berkoordinasi dan berkolaborasi dengan instansi terkait untuk melakukan pengawasan terhadap perusahaan atau penjamin orang asing yang diduga fiktif," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill