Connect With Us

Hasil Jumlah Suara Pilgub Banten 2024, Airin Cuma Menang di Cilegon dan Tangsel  

Fahrul Dwi Putra | Senin, 9 Desember 2024 | 11:45

Calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany mencoblos di TPS 15, di perumahan Sutera Narada Alam Sutera, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, pada Rabu 27 November 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten telah mengumumkan hasil akhir perhitungan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2024. 

Pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Andra Soni dan Dimyati Kusumah, berhasil meraih suara terbanyak dan dinyatakan sebagai pemenang Pilgub 2024. 

Sementara itu, paslon nomor urut 1, Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi, hanya unggul di dua wilayah, yakni Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Cilegon.  

Secara keseluruhan, Andra-Dimyati meraih total 3.102.501 suara atau 55,88 persen dari total suara sah. Sementara Airin-Ade memperoleh 2.449.183 suara atau 44,12 persen. 

Ketua KPU Banten M. Ihsan mengumumkan hasil ini dalam rapat pleno rekapitulasi suara pada Sabtu, 7 Desember 2024. Ia juga menyatakan bahwa hasil tersebut resmi berlaku setelah ditetapkan.  

"Keputusan ini mulai berlaku untuk sejak ditetapkan," tegasnya.

Airin Rachmi Diany, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Wali Kota Tangsel selama dua periode, berhasil unggul signifikan di wilayah tersebut. Paslon Airin-Ade mendapatkan 382.250 suara, jauh meninggalkan Andra-Dimyati yang hanya memperoleh 190.312 suara. 

Di Kota Cilegon, Airin-Ade juga unggul tipis dengan perolehan 122.852 suara dibandingkan 107.495 suara untuk Andra-Dimyati.  

Namun, di enam kabupaten/kota lainnya, Andra-Dimyati mendominasi perolehan suara. Di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak, Andra-Dimyati berhasil merebut dukungan mayoritas masyarakat Banten.  

Berikut rincian hasil suara Pilgub Banten 2024 di delapan kabupaten/kota berdasarkan rekapitulasi KPU dikutip dari CNN Indonesia, Senin, 9 Desember 2024.

  • Kota Cilegon: Airin-Ade 122.852 suara, Andra-Dimyati 107.495 suara. 
  • Kota Tangsel: Airin-Ade 382.250 suara, Andra-Dimyati 190.312 suara. 
  • Kota Serang: Airin-Ade 139.289 suara, Andra-Dimyati 197.005 suara. 
  • Kabupaten Serang: Airin-Ade 356.052 suara, Andra-Dimyati 475.441 suara. 
  • Kota Tangerang: Airin-Ade 318.195 suara, Andra-Dimyati 444.260 suara. 
  • Kabupaten Tangerang: Airin-Ade 589.429 suara, Andra-Dimyati 907.129 suara. 
  • Kabupaten Pandeglang: Airin-Ade 212.454 suara, Andra-Dimyati 436.660 suara. 
  • Kabupaten Lebak: Airin-Ade 325.662 suara, Andra-Dimyati 344.199 suara.  
HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:14

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill