Connect With Us

Libatkan PNS di Pilkada Banten, Tim Saber Tangkap 2 Pelaku Pembagi Mie Instan

Ray | Kamis, 23 Februari 2017 | 00:00

Panwaslu Temukan Paket Mie Instant Dimalam Pencoblosan Pilkada Banten (@tangerangnews 2017 / Romly)

TANGERANGNews.com-Tim Saber Politik Uang Bawaslu Banten menangkap dua pelaku pembagi mie instan berstiker  cagub-cawagub Banten Wahidin Halim – Andika Hazrumy.  Kedua diketahui, bernama Rizal dan Dayat. Pelaku ditangkap di tempat berbeda, yakni di Bogor, Jawa Barat dan Wonosobo , Jawa Tengah.

“Dua orang ini kasus Ciruas. Sekarang lagi di BAP polisi. Hari ini baru dibawa pulang dari Wonosobo. Saya dapat laporan dari tinggal dibawa,” kata Ketua Bawaslu Banten, Pramono U Tantowi, Rabu (22/2/2016). Baca Juga : Wahidin Halim Anggap Rano Karno Seperti Anak Kecil

Menurut Pramono, Bawaslu Banten bersama Polda, Kejati, Panwas Kabupaten Serang dan Polres Serang sepakat membawa kasus ini naik ke tahap penyidikan pada Sabtu (18/2/2017). Namun, karena Panwas Kabupaten Serang baru menyerahkan berkas ke Kepolisan pada Minggu (19/2/2017) maka Tim Saber Politik Uang baru dapat melakukan pengejaran.

“Disepakati untuk melakukan penahanan kepada pelaku karena ancaman hukuman di atas 5 tahun, 72 bulan maksimal. Penyidik dan Jaksa sudah sepakat melakukan penahanan,” ujar Pramono bercerita.
Dayat diketahui  sebagai pegawai di Kecamatan Ciruas  dan  pernah menjadi  petugas PPK di Kecamatan Ciruas pada Pilkada 2015. Sedangkan Rizal adalah PPS di Ciruas.

 “Keduanya kenal baik,” katanya.

Sumber internal di Tim Saber OTT Politik Uang Bawaslu mengatakan, bahwa ada seorang tim sukses salah satu pasangan calon yang mengatur pelarian Dayat dan Rizal sampai Wonosobo.

Sang pengendali keduanya adalah mantan Panwaslu Kabupaten Serang yang mengerti seluk beluk cara kerja Badan Pengawas Pemilu.  Dikatakan, penyidik punya waktu 14 hari kerja untuk menyelesaikan penyidikan sebelum nanti dilimpahkan ke Kejaksaan.


Sebelumnya tim saber politik uang bersama penyidik dari kepolisian dan kejaksaan menggerebek penampung paket mie instan berstiker pasangan calon Gubernur Banten Wahidin Halim di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

Dari operasi itu, Bawaslu menemukan 8 paket besar plastik hitam. Setiap plastik  berisi 25 paket sembako. Total ada 200 paket sembako.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill