Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Liga Santri Nasional (LSN) 2018, kompetisi sepakbola antar pondok pesantren di sub region II Banten berakhir dengan kemenangan ponpes Arrosyadiyah, Senin (27/8/2018).
Laga yang digelar di stadion Badak Pandenglang itu berakhir dengan skor 2:0 untuk kemenangan Arrosyadiah atas Darul Huda Sukaraya.
Berhasil menjuarai sub region II Banten, squad Arrosyadiah menantikan juara sub region I Banten yang baru akan dihelat pada September ini.
"Nantinya kita akan ambil satu juara untuk mewakili Banten dalam seri nasional yang akan berlangsung di Solo pada akhir september ini," ujar Panitia pelaksana Ahmad Khalwani.
Liga di sub region II Banten tersebut diikuti oleh 16 kesebelasan dari 16 ponpes di wilayah Lebak, Pandeglang, Serang dan Kota Cilegon.
"Antusiasme pesantren luar biasa tinggi, namun karena keterbatasan panitia kami baru bisa menerima 16 pesantren. Semoga tahun depan kami bisa lebih maksima," tukasnya.
Diketahui, LSN adalah program Kementrian Pemuda dan Olah Raga dan Rabithah Ma'ahid Islamiyyah (RMI) Nahdatul Ulama (NU). Penyelenggaraan di 2018 ini adalah yang keempat. LNS juga berhasil mencetak salah satu atlet sepakbola yang saat ini memperkuat timnas U-16, Muhammad Rafli Mursalim. Rafli berlaga di LSN 2016 saat squad ponpes Al-As’ariyah, Tangsel.(MRI/RGI)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPerumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews