Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat
Minggu, 13 September 2026 | 06:38
Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
TANGERANGNEWS.com–Ribuan buruh yang tergabung dalam DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Banten akan menggelar unjuk rasa besar-besaran dalam waktu dekat.
Mereka akan menggeruduk Beard Papa's karena industri yang memproduksi beragam kue ini disebut telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak kepada para karyawannya.
Ketua DPD KSPSI Banten Dedi Sudarajat mengatakan dalam aksi yang mulai digelar pada Kamis (24/9/2020) ini pihaknya melibatkan sekitar 4.000 buruh yang bergerak untuk berdemo di dua titik lokasi operasional PT Beard Papa's Indonesia.
"Jadi, 2.000 buruh akan kepung pabrik Beard Papa's di Bandara Mas dan 2.000 buruh lainnya di gerai Beard Papa's Aeon Mal," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (21/9/2020).
Dalam aksi nanti, kata dia, ribuan buruh akan menuntut hak para karyawan Beard Papa's yang telah di PHK pada Mei dan Juni tanpa digaji.
"Selain di PHK tanpa upah, gaji yang diterima para karyawan selama tahun 2019 dan 2020 ini tidak sesuai UMK. Jadi, perusahaan Beard Papa's ini sudah melanggar peraturan," jelas Dedi.
Dedi menambahkan unjuk rasa ini akan dilakukan selama sepekan berturut-turut atau hingga tuntutan para karyawan Beard Papa's dipenuhi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
"Jangan salahkan kami jika wilayah Tangerang macet karena demo. Kami turun demi memperjuangkan hak teman-teman buruh," pungkasnya. (RMI/RAC)
Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
TODAY TAGBadan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews