Gubernur Banten Wahidin Halim ditemani Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau kawasan bakal asrama haji jemaah haji Banten di Desa Kampung Kelor, Sepatan Timur Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Maya Sahurina)
TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim ogah disalahkan atas terjadinya kerumunan saat Habib Rizieq Sihab tiba di Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada 10 November 2020 lalu.
“Jangan kami disalahkan, apa hubungannya,” kata Wahidin Halim melalui video, Rabu (16/12/2020).
Seperti diketahui Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, awalnya terjadi kekisruhan karena statemen Menkopolhukam Mahfud MD.
Seharusnya, karena Bandara Soekarno-Hatta berada di Tangerang, Banten seharusnya tidak hanya Gubernur DKI Jakarta dan Jabar saja yang diperiksa pihak Kepolisian, tetapi juga Gubernur Banten.
“Kerumunan di bandara adalah kewenangan otoritas Bandara Soekarno-Hatta yang tak bisa diintervensi oleh pemerintah setempat maupun pemerintah provinsi,” kata Wahidin.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran strategis generasi muda guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen bagi penumpang pesawat maupun maskapai penerbangan.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""