Gubernur Banten Wahidin Halim ditemani Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau kawasan bakal asrama haji jemaah haji Banten di Desa Kampung Kelor, Sepatan Timur Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Maya Sahurina)
TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim ogah disalahkan atas terjadinya kerumunan saat Habib Rizieq Sihab tiba di Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada 10 November 2020 lalu.
“Jangan kami disalahkan, apa hubungannya,” kata Wahidin Halim melalui video, Rabu (16/12/2020).
Seperti diketahui Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, awalnya terjadi kekisruhan karena statemen Menkopolhukam Mahfud MD.
Seharusnya, karena Bandara Soekarno-Hatta berada di Tangerang, Banten seharusnya tidak hanya Gubernur DKI Jakarta dan Jabar saja yang diperiksa pihak Kepolisian, tetapi juga Gubernur Banten.
“Kerumunan di bandara adalah kewenangan otoritas Bandara Soekarno-Hatta yang tak bisa diintervensi oleh pemerintah setempat maupun pemerintah provinsi,” kata Wahidin.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.
Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""