Connect With Us

Wow, Di Banten Akan Dibangun Kawasan Industri Medis Terbesar se-ASEAN

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 25 Februari 2022 | 16:50

Kawasan industri medis atau medical industrial. (@TangerangNews / Tribunnews)

TANGERANGNEWS.com-Dua perusahaan properti yaitu PT Mahkota Properti Indo Permata (MPIP) dan PT Mahkota Properti Indo Senayan (MPIS) yang tergabung dalam Mahkota Properti akan membangun sebuah kawasan industri medis atau medical industrial park terbesar di ASEAN akan dibangun di kawasan Provinsi Banten.

“Salah satu rencana kami ke depan adalah membangun medical industrial park yang terbesar se-ASEAN,” kata Direktur Utama Mahkota Properti Hamdriyanto di acara Business Conference di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, seperti dilansir dari Tribunnews, Kamis 24 Februari 2022.

Hamdriyanto menjabarkan, kawasan industri ini akan mengusung konsep multifungsi yang mencakup fasilitas produksi, distribusi, dan juga hunian.

"Kawasan ini akan menjadi pusat produksi alat kesehatan yang saat ini sangat dibutuhkan Indonesia," jelasnya.

Komplek Industri Alat Kesehatan ini akan dibangun di atas lahan seluas lebih dari 300 Hektar dan akan diproyeksi perluasannya hingga 1000 hektar.

Mega proyek yang diusung PT Mahkota Properti, lanjut Hamdriyanto, diberi nama Mahkota Industrial Park yang diperkirakan akan memenuhi kebutuhan industrial alat kesehatan nasional hingga 95 persen dan ditaksir bernilai Rp200 triliun per tahun.

“Kami sudah perkirakan nilai valuasi laba bersih mencapai Rp200 Triliun, dengan catatan apabila 95 persen kebutuhan alat kesehatan dalam negeri telah terpenuhi oleh perusahaan kita,” kata Hamdriyanto.

Hal ini menjadi kabar baik bagi para nasabah Mahkota Properti yang memilih skema percepatan Topup Konversi Asset, Asset Senttlement dengan sistem bagi hasil dari pembangunan, ataupun konversi saham.

"Ini merupakan salah satu, itikad baik Mahkota Properti untuk membangun kembali citranya sebagai perusahaan investasi properti yang terpercaya di Indonesia,” kata Hamdriyanto.

Ia juga mengatakan, nasabah tidak perlu khawatir tentang dana mereka yang masih mandek di perusahaan, pihaknya tetap mengutamakan kepentingan semua nasabahnya.

“Para nasabah Mahkota Properti, tidak perlu khawatir karena semuanya sudah kami telah merencanakannya sebaik mungkin,” katanya.

Perusahaannya sedang menggenjot pelunasan melalui cicilan PKPU di berbagai kota, serta pembangunan mega proyek untuk nasabah yang mengambil skema yang lain.

“Kami berusaha sekeras mungkin, agar hak para nasabah terbayarkan, dan doakan saja kami agar bisa terus bangkit dan memulai bisnis saat ini dalam tahap pembangunan,” katanya.

SPORT
Prediksi Skor Persita vs PSBS Biak di BRI Super League 2025/2026, Pendekar Cisadane Wajib Menang

Prediksi Skor Persita vs PSBS Biak di BRI Super League 2025/2026, Pendekar Cisadane Wajib Menang

Senin, 16 Februari 2026 | 08:45

Persita Tangerang menghadapi laga krusial saat menjamu PSBS Biak pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Indomilk Arena, Senin, 16 Februari 2026, pukul 15.30 WIB.

BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill