Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TANGERANGNEWS.com–Banjir yang melanda wilayah Serang, Banten, telah menelan empat korban jiwa. Selain itu, seorang korban banjir di Kota Serang hingga sejauh ini masih belum ditemukan.
Kepala BPBD Kota Serang, Diat Hermawan mengatakan, korban yang belum ditemukan itu atas nama Gusti, warga Pasar lama RT/RW 03/03, Kelurahan Kota baru, Kecamatan Serang. Gusti diduga hanyut dan terbawa arus Sungai Cibanten di Kota Serang.
“Tim SAR bersama para relawan masih melakukan pencarian korban," ujar Diat di Serang, Kamis 3 Maret 2022, seperti dilansir dari iNews.
Diat menjelaskan, pencarian korban hanyut di Kali Cibanten atas nama Gusti itu dipusatkan di aliran Cibanten di bawah jembatan Ki Demang.
Pencarian korban juga dibantu menggunakan alat berat karena banyaknya sampah dan pepohonan yang menyangkut di tiang jembatan Ki Demang dan jembatan tol.
Sementara itu, korban meninggal atas nama Afrizal, warga Cantilan RT/RW 01/09 Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang. Korban meninggal diduga karena panik akibat air yang memasuki rumah sehingga korban terpeleset dan meninggal di tempat.
Korban meninggal selanjutnya bernama Farel, warga Munjul RT/RW 02/03 Kelurahan Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan. Korban diduga hanyut dan sudah ditemukan dalam keadaan meninggal.
Korban hanyut lainnya bernama Aldi, warga Munjul RT/RW 02/03 Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan. Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal.
Korban lainnya adalah Armansyah, warga Parung RT/RW 02/04 Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya. Korban hanyut ini juga sudah ditemukan dalam keadaan meninggal.
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews