Connect With Us

Satu Korban Banjir di Serang Belum Ditemukan

Tim TangerangNews.com | Jumat, 4 Maret 2022 | 13:18

Tim gabungan saat melakukan pencarian korban hanyut di aliran Sungai Cibanten, Kota Serang. (@TangerangNews / Kabar Banten/PR)

TANGERANGNEWS.com–Banjir yang melanda wilayah Serang, Banten, telah menelan empat korban jiwa. Selain itu, seorang korban banjir di Kota Serang hingga sejauh ini masih belum ditemukan. 

Kepala BPBD Kota Serang, Diat Hermawan mengatakan, korban yang belum ditemukan itu atas nama Gusti, warga Pasar lama RT/RW 03/03, Kelurahan Kota baru, Kecamatan Serang. Gusti diduga hanyut dan terbawa arus Sungai Cibanten di Kota Serang.

“Tim SAR bersama para relawan masih melakukan pencarian korban," ujar Diat di Serang, Kamis 3 Maret 2022, seperti dilansir dari iNews.

Diat menjelaskan, pencarian korban hanyut di Kali Cibanten atas nama Gusti itu dipusatkan di aliran Cibanten di bawah jembatan Ki Demang.

Pencarian korban juga dibantu menggunakan alat berat karena banyaknya sampah dan pepohonan yang menyangkut di tiang jembatan Ki Demang dan jembatan tol.

Sementara itu, korban meninggal atas nama Afrizal, warga Cantilan RT/RW 01/09 Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang. Korban meninggal diduga karena panik akibat air yang memasuki rumah sehingga korban terpeleset dan meninggal di tempat.

Korban meninggal selanjutnya bernama Farel, warga Munjul RT/RW 02/03 Kelurahan Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan. Korban diduga hanyut dan sudah ditemukan dalam keadaan meninggal. 

Korban hanyut lainnya bernama Aldi, warga Munjul RT/RW 02/03 Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan. Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal.

Korban lainnya adalah Armansyah, warga Parung RT/RW 02/04 Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya. Korban hanyut ini juga sudah ditemukan dalam keadaan meninggal.

TEKNO
Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:31

Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

KAB. TANGERANG
Viral! Dua Pria Ngaku Petugas Bea Cukai Satroni Warung di Balaraja

Viral! Dua Pria Ngaku Petugas Bea Cukai Satroni Warung di Balaraja

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:51

Sebuah video yang memperlihatkan aksi dua pria mengaku sebagai petugas Bea Cukai mendatangi warung kelontong pada malam hari viral di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill