Connect With Us

Viral Suntik Vaksin Covid-19 Tidak Bisa Tembus Bocah SD di Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 7 Maret 2022 | 12:14

Bocah siswa sekolah dasar (SD) tidak bisa divaksin Covid-19, lantaran jarum suntik tidak bisa menembus kulit tangannya, viral di sosial media. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Video yang memperlihatkan bocah siswa sekolah dasar (SD) tidak bisa divaksin Covid-19, lantaran jarum suntik tidak bisa menembus kulit tangannya, viral di sosial media.

Pemilik akun yang memposting video menyebut bocah itu merupakan anak suku Baduy Luar di Provinsi Banten.

Pihak Dinas Kesehatan Banten yang hendak menyuntiknya sampai mengalami kesulitan. Bahkan sampah lengannya ditekan, jarum suntik tidak juga masuk.

“Dinas Kesehatan Provinsi Banten kesulitan saat suntuk vaksin pada anak suku Baduy Luar karena banyak yang dibekali ilmu kebal oleh kedua orangtuanya,” tulis akun twitter @alfajri221810

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Sabet Gelar Bandara Terbersih di Asia Pasifik

Bandara Soekarno-Hatta Sabet Gelar Bandara Terbersih di Asia Pasifik

Rabu, 25 Februari 2026 | 21:42

Pencapaian paling mencolok tahun ini adalah keberhasilan Bandara Soekarno-Hatta meraih gelar Best Airports: Cleanest Airport in Asia-Pacific (bandara terbersih) untuk pertama kalinya dalam sejarah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill