Connect With Us

Muswil II Sapma Pemuda Pancasila Banten di Novotel Tangerang Ricuh

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 28 September 2022 | 19:06

Musyawarah Wilayah (Muswil) II Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Provinsi Banten di Hotel Novotel Kota Tangerang, sempat berlangsung ricuh. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Musyawarah Wilayah (Muswil) II Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Provinsi Banten di Hotel Novotel Kota Tangerang, sempat berlangsung ricuh. Kericuhan terjadi karena disebut banyak kejanggalan.

"Banyak sekali kejanggalan. Banyak sekali para pengurus cabang dari salah satu calon yang pengurusnya tidak mempunyai keterangan tanda anggota (KTA)," ujar Haris Setiawan, Ketua Sapma PP Cabang Kota Tangerang kepada TangerangNews, Rabu, 28 September 2022.

Dalam muswil tersebut, hujan interupsi ramai digelontorkan dari masing-masing delegasi pengurus cabang Sapma se-Provinsi Banten.

Memasuki pleno empat, terdapat empat cabang melakukan wolkout atau meninggalkan rapat dari arena muswil.

Empat cabang tersebut antara lain Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Cilegon.

Menurut Haris, dalam muswil ini terdapat berbagai kejanggalan yang membuat pihaknya walkout

Kejanggalan-kejanggalan tersebut mulai dari tidak tertibnya administrasi, dan disebut banyak intervensi.

"Terjadi intervensi dan dicederai oleh salah satu pengurus pusat yang diduga berpihak terhadap salah satu calon yang notabenenya calon tersebut adalah suami dari salah satu pengurus pusat dan mempertanyakan independensi yang dilakukan pengurus pusat Sapma," jelasnya.

Adapun dalam video, kericuhan pun sempat terjadi. Para peserta sempat terlibat cekcok serta saling dorong.

"Pertanyaannya, dia sebagai timses suaminya apa sebagai pengurus pusat? Kalau seandainya pengurus pusat apakah etis?," imbuh Haris.

BANTEN
Dilaporkan Pengacara Pelaku, Korban Penipuan Istri Polisi di Serang Banten Jadi Tersangka

Dilaporkan Pengacara Pelaku, Korban Penipuan Istri Polisi di Serang Banten Jadi Tersangka

Sabtu, 21 Februari 2026 | 19:14

Sudah jatuh tertimpa tangga. Itu yang dialami wanita berinisial AM, korban penipuan istri polisi berinisial DV di Serang, Banten. Ia turut menjadi tersangka setelah dilaporkan pengacara DV atas kasus penghinaan.

OPINI
Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:16

Penggunaan senjata termal dan thermobarik (thermal weapons) yang digunakan Israel, untuk menghancurkan gedung-gedung pemukiman warga Gaza Palestina, dan menyebabkan ribuan jasad warga Palestina menguap tanpa sisa

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill