Connect With Us

Banten Jadi Provinsi dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Indonesia, Paling Banyak dari Lulusan Diploma

Fahrul Dwi Putra | Senin, 8 Mei 2023 | 15:59

Tampak terjadi kerumunan para pencari kerja yang diduga di wilayah Jatiuwung. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Provinsi Banten menjajaki posisi puncak sebagai Provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia per Februari 2023.

Hal ini berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat sebanyak 7,99 juta atau 5,45 persen orang menganggur.

Meski begitu, angka ini justru turun jika dibandingkan dengan Februari 2022, yakni sebanyak 5,83 persen.

Sementara itu BPS melaporkan, sebanyak 10 provinsi memiliki tingkat pengangguran yang lebih tinggi dari nasional. 

"Secara persentase, terdapat 10 provinsi dengan tingkat pengangguran terbuka di atas tingkat pengangguran terbuka nasional,"  ujar Edy Mahmud, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS dalam konferensi pers pada Jumat, 5 Mei 2023.

Banten memiliki tingkat pengangguran mencapai 7,97 persen lebih tinggi dari nasional, angka ini turun dari Februari 2022 yang mencapai 8,53 persen.

Berikut rincian 10 provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi melampaui angka terbuka nasional.

1. Banten 7,97 persen

2. Jawa Barat 7,89 persen

3. Kepulauan Riau 7,61 persen

4. DKI Jakarta 7,57 persen

5. Kalimantan Timur 6,37 persen

6. Sulawesi Utara 6,19 persen

7. Maluku 6,08 persen

8. Sumatera Barat 5,90 persen

9. Aceh 5,75 persen

10. Papua Barat 5,53 persen

Berdasarkan data dari BPS Banten per Februari 2023, angka penduduk yang bekerja di Provinsi Banten justru didominasi oleh tamatan sekolah dasar (SD), yakni sebesar 33,36 persen.

Sedangkan, lulusan Diploma hanya 1,53 persen yang bekerja, kemudian disusul tamatan sarjana dengan angka 10,45 persen, sementara lulusan SMK (13,38 persen), SMA (20,57 persen), dan SMP (20,71 persen).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Sah! 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

Sah! 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 | 20:21

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill