Connect With Us

Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Tangerang, Begini Penjelasan BMKG 

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 8 Oktober 2023 | 20:51

Ilustrasi hari Tanpa Bayangan (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Terjadi fenomena alam unik, yakni hari "Tanpa Bayangan" yang bertepatan jatuh pada Senin, 09 Oktober 2023.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, fenomena ini dikenal juga dengan sebutan kulminasi atau transit atau istiwa', yakni saat matahari berada tepat di posisi tertinggi di langit.

"Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama," jelas BMKG melalui laman resminya.

Akibat dari matahari yang berada tepat di atas kepala pengamat atau di titik zenit, bayangan dari benda tegak akan tampak seolah-olah menghilang lantaran bertumpuk dengan benda itu sendiri.

BMKG membeberkan, penyebab dari fenomena hari Tanpa Bayangan ini karena bidang ekuator Bumi atau bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi Bumi.

"Sehingga posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5o LU s.d. 23,5o LS. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian Matahari," terang BMKG.

Lanjut BMKG, tahun ini posisi Matahari berada tepat di garis khatulistiwa, yakni pada 21 Maret 2023 pukul 04.24 WIB dan 23 September 2023 pukul 13.50 WIB.

Lalu, pada 21 Juni 2023 pukul 21.57 WIB Matahari berada di titik balik Utara dan pada 22 Desember 2023 pukul 10.27WIB Matahari berada di titik balik Selatan.

"Kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat Matahari berada di khatulistiwa" tambah BMKG.

Adapun fenomena ini sudah terlebih dahulu terjadi di DKI Jakarta pada 5 Maret 2023, pukul 12.04 WIB, lalu. Kemudian, terjadi kembali pada 09 Oktober 2023, pukul 11.40 WIB di wilayah Jakarta dan sekitarnya, termasuk Tangerang.

Fenomena hari Tanpa Bayangan ini terjadi di sejumlah wilayah di Tangerang, meliputi Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) pada pukul 11.40 WIB, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang pada pukul 11.40 WIB, dan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang pada pukul 11.41 WIB.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

KOTA TANGERANG
Tangis Iringi Kepergian Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, Ratusan Warga Beri Penghormatan Terakhir

Tangis Iringi Kepergian Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, Ratusan Warga Beri Penghormatan Terakhir

Senin, 20 Juli 2026 | 13:55

Suasana haru menyelimuti pelepasan jenazah Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, di Masjid Raya Al A'zhom, Senin 20 Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill