Connect With Us

DPR RI Sebut Pemprov Banten Belum Maksimal Bantu Pembangunan Asrama Haji

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 20 November 2023 | 02:47

Pembangunan Asrama Haji Banten di Cipondoh, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menilai Pemerintah Provinsi Banten (Pemprov) sejauh ini belum maksimal dalam memberikan bantuan.

Padahal kesiapan Asrama Haji Banten untuk menjadi embarkasi tahun 2024 perlu dukungan dari banyak pihak, terutama pemerintah provinsi setempat.

“Katakan baru (memberi bantuan) Rp10 miliar, tapi itu belum signifikan dengan kebutuhan yang ada sekarang," kata Yandri, dilansir dari dpr.go.id, Minggu 19 November 2023.

Oleh karena itu, Yandri mengatakan Pemprov Banten harus maksimal memberikan bantuan karena asrama haji tersebut dibangun wilayah Banten.

"Karena namanya Asrama Haji Banten, sejatinya Pemprov Banten harus maksimal memberikan bantuan, tidak seperti lepas tangan atau menganggap ini tidak penting," ujarnya.

Yandri mengaku dari hasil tinjauannya ke Asrama Haji Banten yang berlokasi di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Kamis 16 November 2023 lalu, dalam segi waktu pembangunan tidak akan membutuhkan waktu cukup lama.

Sebab, tower pertama sudah 100 persen selesai dan tower kedua sudah hampir 80 persen.

"Artinya tower kedua yang tujuh lantai itu masih bisa selesai di Desember 2023. Kemudian tahun depan akan membuat aula, mungkin April akan selesai," tambah Politisi dari Dapil Banten II ini.

Komisi VIII DPR RI yang kini tengah memiliki Panja Haji ingin memastikan kesiapan Asrama Haji Banten untuk menjadi embarkasi tahun 2024.

Yandri pun mendorong agar Kementerian Agama (Kemenag) merealisasikan hal tersebut. Sebab, embarkasi haji dari Banten masih menumpang ke Asrama Haji Pondok Gede yang letaknya cukup jauh.

Padahal Bandara Soekarno-Hatta untuk keberangkatan haji berada di wilayah Kota Tangerang, Banten.

"Alhamdulillah sekarang Banten punya asrama sendiri, maka kita syukuri. Tapi perlu ada komitmen bersama untuk menuntaskan pembangunan yang belum selesai, supaya nanti jamaah haji lebih nyaman, penjemput dan pengantar lebih nyaman, dan ini menjadi kebanggaan kita semua,” jelas Politisi Fraksi PAN ini.

Untuk diketahui, pembangunan Asrama Haji Banten tahap I dengan skema anggaran SBSN dan Rupiah Murni Kemenag sebesar Rp40,5 miliar, telah rampung. Fasilitas yang dibangun yakni Asrama, Aula, Kantor dan Area Manasik.

Untuk pembangunan tahap II, antara lain Gedung Kedua dengan tujuh lantai dilengkapi fasilitas kamar jemaah, serta aula yang dapat menampung 400 orang, dengan jumlah 100 kamar. Total nilai pagu anggarannya Rp60 miliar.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Belum Ada Kasus, Pemkot Tangsel Siagakan Faskes Cegah Super Flu Merebak Seperti Covid-19

Belum Ada Kasus, Pemkot Tangsel Siagakan Faskes Cegah Super Flu Merebak Seperti Covid-19

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:21

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat melakukan langkah antisipasi guna mencegah penyebaran Influenza A (H3N2) subclade K, atau yang lebih dikenal sebagai Super Flu.

BANDARA
Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Senin, 12 Januari 2026 | 20:59

Cuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill