Connect With Us

Tembus 1,03 TWh Sepanjang 2023, REC PLN Jadi Primadona di Banten 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 18 Januari 2024 | 21:35

Penyerahan REC kepada pelanggan PT PLN (Persero). (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten mencatatkan capaian Renewable Energy Certificate (REC) menembus angka 1,03 TWh (terawatt hours) dari 61 pelanggan sepanjang 2023.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis mengatakan, layanan REC di wilayahnya terus mengalami pertumbuhan peminat dari tahun ke tahun.

Bahkan, kini para pelaku bisnis baik skala menengah dan besar hingga kelas global tidak lagi berpikir dua kali dalam mencari pasokan energi ramah lingkungan.

Menurut Abdul, pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) ini sudah sejalan dengan target pemerintah mencapai Net Zero Emission Tahun 2060.

Dijelaskan Abdul, melalui layanan ini para pelanggan akan mendapatkan pengakuan atas penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional.

"Setiap sertifikat REC membuktikan bahwa listrik per megawatt-hour (MWh) yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit EBT atau non fosil," terangnya pada Kamis, 18 Januari 2024.

Lanjut Abdul, pelanggan yang menggunakan REC artinya turut berpartisipasi dalam menurunkan emisi, mengubah dari energi kotor ke energi yang ramah lingkungan, sekaligus mendorong pertumbuhan pembangkit EBT untuk memenuhi target bauran energi.

Sebagai informasi, saat ini terdapat lima pembangkit PLN yang menyuplai listrik hijau untuk pelanggan REC, diantaranya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang, Pembangkit Listrik Tenaga Matahari (PLTM) Lembur, PLTP Lahendong, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bakaru, dan PLTP Ulubelu.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill