Connect With Us

PLN Tanam 283.739 Pohon Sepanjang 2023

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 16 Januari 2024 | 19:57

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (tengah) bersama jajaran dan Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri saat melakukan penanaman mangrove seluas 10 hektar di kawasan konservasi Pasarbanggi, (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 283.739 pohon ditanam oleh PT PLN (Persero) di lahan dengan total seluas 141,45 Hektare (ha) yang tersebar di seluruh Indonesia sepanjang 2023.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, hal itu dilakukan dalam rangka kontribusi PLN di sektor kelestarian lingkungan melalui program prioritas Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). 

Menurut Darmawan, program penanaman pohon ini dapat mengurangi pencemaran udara sekaligus menjadikan lingkungan semakin sehat.

"Harapannya dapat memberi manfaat yang baik terutama untuk masyarakat dan lingkungan sekitar," ucap Darmawan pada Selasa, 16 Januari 2024.

Berdasarkan catatan, PLN bersama pemerintah Provinsi Yogyakarta membangun kawasan ekonomi hijau di Gunung Kidul pada Maret 2023, lalu.

Dalam kawasan tersebut, PLN menanam 50 ribu bibit pohon energi meliputi tanaman Kaliandra, Gamal dan Tarumn di tanah seluas 30 ribu hektar.

Pada Bulan yang sama, PLN bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merestorasi kawasan pesisir Pantura untuk mencegah abrasi pantai dan banjir rob dengan melakukan penanaman 100 ribu mangrove khususnya di Pasar Banggi Rembang yang terdampak dari perubahan iklim. 

Tak hanya itu, sebanyak 7.875 pegawai PLN kompak melakukan program konservasi sungai dan pantai pada 60 titik di 28 provinsi se-Indonesia dengan melakukan penanaman 36.211 pohon bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Juni 2023.

Lalu, pada Oktober 2023 PLN bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali melakukan penanaman serentak bertajuk "Satu Orang Satu Pohon" dengan total 70 ribu pohon.

Dikatakan Darmawan, PLN memiliki misi untuk mendukung capaian Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060. Untuk itu, berbagai persiapan seperti program perlindungan, pelestarian, dan pemulihan yang difokuskan untuk menjaga keseimbangan ekosistem yang terdampak perubahan iklim untuk meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.

"PLN berkomitmen tidak hanya fokus pada kegiatan bisnis semata, tetapi juga berdampak pada kehidupan masyarakat," tambahnya.

Selain itu, PLN juga melakukan program pelestarian lingkungan dan konservasi flora dan fauna dengan hasil 250 ribu meter persegi (m2) terumbu karang dan 13.244 satwa konservasi berhasil dilestarikan. 

Lanjut Darmawan, PLN telah menghadirkan air bersih bagi 5.327 Kepala Keluarga (KK) sepanjang 2023 yang diinisiasi dari 32 program air bersih dan sanitasi.

Enam program co-firing biomassa PLN juga dinilai sukses mengubah 53,1 Ton sampah menjadi energi listrik.

"Tidak hanya program penanaman pohon, program pemanfaatan FABA, konservasi flora dan fauna, co-firing biomassa, penyediaan air bersih, desa berdaya, hingga ekosistem kelautan juga dilakukan PLN untuk menopang masa depan yang lebih hijau," pungkas Darmawan.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

KAB. TANGERANG
Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:21

Suasana duka masih menyelimuti kediaman ATP, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dibegal saat tengah beristirahat di kawasan Perumahan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill