Connect With Us

Anggaran Pendidikan Jangan Seremonial, Bang Gaos : Prioritaskan Kebutuhan Mendesak 

Redaksi | Rabu, 11 Desember 2024 | 10:04

Ketua Jaringan Andra Soni Untuk Rakyat (JANUR) Banten Bang Gaos, yang akrab disapa BG. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com - Bang Gaos, yang akrab disapa BG, Ketua Jaringan Andra Soni Untuk Rakyat (JANUR) Banten, menyuarakan kritiknya terhadap kegiatan Tari Massal yang dilaksanakan Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten. 

Menurutnya, kegiatan ini hanya bersifat seremonial dan dianggap sebagai upaya menghabiskan anggaran tanpa manfaat yang jelas bagi masyarakat.

BG menilai bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut tidak tepat, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat Banten yang sedang terpuruk akibat berbagai musibah, termasuk bencana banjir yang melanda wilayah Pandeglang dan Lebak.

"Kegiatan ini tidak etis dan membebani wali murid, sementara kondisi ekonomi masyarakat sedang tidak baik," tegas BG.

Menurut BG, Dindik Banten seharusnya lebih peka terhadap situasi yang ada dan memprioritaskan kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak. 

"Anggaran seharusnya tidak digunakan untuk kegiatan hura-hura yang membebani masyarakat," tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya Dindik Banten untuk fokus pada penyelesaian tugas dan program yang lebih mendesak, seperti penanganan bencana banjir yang meresahkan masyarakat. 

"Transisi di akhir tahun ini seharusnya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan, bukan kegiatan seremonial yang tidak mendesak," ujar BG.

BG mengajak DPRD Banten dan aparat penegak hukum untuk mengawasi penggunaan anggaran Dindik Banten agar lebih tepat sasaran dan tidak mubazir.

"Kami berharap Dindik Banten dapat memusatkan energinya untuk menangani kegiatan yang lebih urgent," tutupnya.

Kritik yang disampaikan BG mencerminkan keprihatinan terhadap kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Banten. 

Hal ini juga menunjukkan harapan agar Dindik Banten tetap fokus pada kepentingan masyarakat, terutama di tengah tantangan yang sedang dihadapi.

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill