Connect With Us

Serap Aspirasi Pengusaha di Tangerang, Gubernur Banten Pastikan Permudah Perizinan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 29 April 2025 | 23:00

Gubernur Banten Andra Soni (tengah), Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid (kiri), Founder Agung Intiland Francis Cahyadi (kanan) saat serap aspirasi pelaku usaha Laksana Business Park, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa 29 April 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Andra Soni memastikan akan mempermudah perizinan usaha untuk mendorong investasi di Provinsi Banten. 

Hal itu dikatakan Andra Soni usai menyerap aspirasi pengusaha saat kunjungan kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten ke Kawasan Industri Laksana Business Park, Agung Intiland, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa 29 April 2025.

“Ini sesuai dengan janji kita, yaitu Banten Ramah. Salah satunya ramah terhadap investasi dan kita punya kepentingan besar terhadap terealisasinya rencana-rencana investasi di Provinsi Banten,” ujarnya.

Menurutnya Provinsi Banten dari tahun ke tahun selalu menjadi di peringkat kelima dalam realisasi investasi. Pada tahun 2025 diberikan target lebih tinggi lagi, sebesar Rp119 triliun. 

“Di triwulan pertama 2025 ini telah terealisasi sekitar Rp31 triliun. Kami berharap kawasan industri yang ada di Provinsi Banten yang hari ini kami melaksanakan kegiatan di Laksana Business Park, Agung Intiland,” ucap Andra Soni.

Hal ini, lanjutnya, adalah cara mereka untuk membangun komunikasi sinergitas dengan para pelaku industri. 

“Kami mendengarkan banyak keluhan, banyak masukan, dan kemudian juga kami melihat optimisme daripada rekan-rekan pelaku industri di Provinsi Banten,” paparnya.

“Jadi harapan kita adalah bagaimana Banten Ramah terhadap investasi, perizinan dipermudah, dan kemudian regulasi-regulasi ini bisa ditindak lanjuti,” imbuhnya. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra Soni sekaligus menugaskan Kepala DPMPTSP, Virgojanti dan Kepala Dinas lingkuhan Hidup untuk memfasilitasi proses-proses (terkait) perizinan yang di pusat. 

“Dan harapan kita tentu dengan berkembangnya investasi, penyerapan tenaga kerja lokal juga meningkat sehingga tingkat pengangguran menurun,” ujarnya.

“Tentu ujungnya adalah tingkat kemiskinan menurun dan kesejahteraan masyarakat Banten dapat menjadi lebih baik,” sambung Andra Soni.

Ditambahkan, Bupati Tangerang yang juga hadir di kawasan Industri Laksana Business Park, Agung Intiland mempunyai semangat yang sama. 

“Sehingga kita akan bekerjasama menyelesaikan permasalahan-permasalahan untuk daya dukung dunia usaha di Provinsi Banten khususnya Kabupaten Tangerang,” tutupnya.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menjelaskan, pihaknya bersyukur bisa mengunjungi pelaku-pelaku usaha yang ada di Kabupaten Tangerang, khususnya pelaku usaha Laksana Business Park.

“Intinya tadi sudah dijelaskan bahwa putaran ekonomi harus tetap berjalan di wilayah Kabupaten Tangerang. Beliau (Gubernur) sudah menyampaikan seperti itu. Tapi yang lebih terpenting tadi, beliau menyampaikan membuka lapagan pekerjaan,” terang Bupati Maesyal Rasyid.

Sementara itu Founder Agung Intiland, Francis Cahyadi berharap sebagai pengembang tentunya harus ada campur tangan, baik pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi hingga pusat. 

“Perizinan-perizinan yang (dapat) dipercepat bisa membantu dan mempermudah investor-investor, termasuk pembangunan infrastruktur-infrastruktur guna mempermudah akses-akses seperti jembatan dan perluasan jalan,” ujar dia.

Menurutnya di kawasan industri Laksana Business Park Agung Intiland ini sudah satu bulan ribuan kontainer yang masuk. 

“Oleh karena itu, kita butuh akses jalan yang lebih memadai untuk mendukung kawasan kami bisa berkembang dengan besar,” ujar Francis.

Dijelaskan bahwa Laksana Business Park, Agung Intiland, merupakan kawasan industri yang memang dirancang untuk mempermudah dan menarik investasi lokal maupun asing. 

“Sejak dimulainya pembangunan Laksana Businnes Park ini mampu menyerap ribuan pekerja, sekarang sudah mencapai puluhan ribu. Mungkin nantinya akan menyerap hingga ratusan ribu pekerja,” jelas dia. 

“Ini akan bertambah terus jika pemerintah mensupport dan memberikan fasilitas (infrastruktur) yang baik, dan minat investor lokal maupun asing akan bertambah pula,” pungkas Francis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Selasa, 14 April 2026 | 13:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan mulai membuka tahapan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (pra-SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar sejak Senin, 13 April 2026.

WISATA
Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Jumat, 17 April 2026 | 09:48

Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih

PROPERTI
Ruko di Gading Serpong Ini Cuma 44 Unit Langsung Jadi Rebutan 

Ruko di Gading Serpong Ini Cuma 44 Unit Langsung Jadi Rebutan 

Kamis, 16 April 2026 | 20:06

Demam properti di Gading Serpong makin tak terbendung. Proyek ruko terbaru Pasadena Square South langsung diincar para investor sebelum resmi dipasarkan.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill