Connect With Us

Gegara Nonaktifkan Kepsek SMAN 1 Cimarga yang Tampar Siswa Merokok, Gubernur Banten Dirujak Netizen

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 15 Oktober 2025 | 16:49

Gubernur Banten Andra Soni melakukan tes urine usai upacara HUT ke-25 Provinsi Banten. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Keputusan Gubernur Banten Andra Soni untuk menonaktifkan Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, berinisial DF, menuai polemik dan reaksi keras dari warganet.

Langkah tegas Gubernur ini diambil menyusul viralnya dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan kepsek terhadap seorang siswa yang kepergok merokok di lingkungan sekolah.

Namun, di media sosial, keputusan Gubernur ini justru berbalik arah. Akun media sosial Andra Soni dibanjiri kritik dan hujatan, karena mayoritas netizen menilai tindakan kepsek sudah benar sebagai bentuk ketegasan dan upaya mendisiplinkan siswa yang melanggar aturan.

 

Netizen Bela Kepsek

Para warganet menilai langkah penonaktifan tersebut terlalu terburu-buru dan tidak adil, bahkan dikhawatirkan akan mencederai marwah guru di seluruh Indonesia.

Komentar-komentar pedas membanjiri unggahan Gubernur. Banyak yang secara sarkas menyindir kebijakan tersebut

“Keputusan terkocak, berarti menormalisasikan ngerokok di sekolah, pak?” tulis salah satu warganet.

“Gubernur-nya mendukung anak sekolah ngerokok, menuju Banten yang berasap,” tambah warganet lain.

"Kenapa malah Kepseknya yan dinonaktifkan? Bukannya mendisiplinkan dan mendidik itu kewajiban guru. Pak? Udaj jelas siswa nya merokok udah sewajarnya guru memperingatinya? Gak ada kebijakan lain pak selain menonaktifkan kepsek, kepsek hanya menjalankan tugas loh?" kata warganet mempertanyakan.

Warganet berpendapat bahwa sanksi seharusnya ditujukan kepada siswa yang melanggar aturan sekolah, bukan kepada kepala sekolah yang berupaya menegakkan disiplin.

 

Reaksi Gubernur: Nonaktif Sementara Demi Stabilitas

Peristiwa ini sendiri bermula dari insiden ketika Kepsek DF mendapati siswa berinisial ILP, 17 merokok dan diduga melakukan kekerasan saat menegur.

Insiden ini sempat memicu aksi mogok belajar oleh ratusan siswa SMAN 1 Cimarga yang menuntut agar guru tersebut dicopot, sementara pihak orang tua siswa juga melaporkan kasus ini ke Polres Lebak.

Menanggapi situasi yang memanas dan memengaruhi kondusifitas sekolah, Gubernur Andra Soni menegaskan penonaktifan dilakukan untuk kepentingan pemeriksaan dan menstabilkan kondisi.

"Itu sedang kita proses untuk dinonaktifkan sementara. Ini demi menstabilkan kondisi di sekolah agar siswa bisa kembali belajar," ujar Andra Soni, dikutip pada Rabu 15 Oktober 2025.

Sementara itu, meskipun Kepsek telah dinonaktifkan, Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten memastikan bahwa siswa yang merokok tersebut juga akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan sekolah.

HIBURAN
Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Selasa, 30 Juni 2026 | 22:42

Menyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill