Connect With Us

Supermall Karawaci Tangerang Gelar Simulasi Bencana

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 15 Desember 2015 | 20:00

Simulasi penanganan pertama huru hara oleh security mall (tangerangnews.com / Rangga A. Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Supermall Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, melakukan simulasi evakuasi bencana sebagai bagian dari proses waspada terhadap bencana yang bisa terjadi kapan saja, Selasa (15/12).

Simulasi dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB, tanpa memberi tahu pengunjung dan pegawai tenant Mall. Ada pun simulasi dibagi tiga sesi, pertama adalah adanya ancaman bom dari orang tak dikenal yang diterima oleh resepsionis.

Ancaman tersebut ditindak lanjuti dengan melakukan pencarian oleh security hingga mengidentifikasi adanya benda mencurigakan diduga bom. Temuan itu lalu dilaporkan ke polisi untuk diamanakan.

Sesi kedua adalah penanganan kebakaran yang terjadi di area parkir dan di atap gedung. Untuk yang di area parkir, petugas melakukan pemadaman dengan mobil pemadam kebakaran. Sedangkan yang di atap, selain harus memadamkan api, petugas harus mengevakuasi korban dengas cara menuruni dinding gedung setinggi 10 meter menggunakan tali katrol yang telah dipersiapkan.

Ketika kebakaran sudah mulai tidak terkendali, petugas lalu melakukan evakuasi kepada para pengunjung dan pegawai tenant mall melalui jalur evakuasi hingga berkumpul di tempat yang aman.

Selanjutnya sesi ketiga, adalah penanganan pertama huru hara oleh security mall sebelum polisi datang. Puluhan masa yang hendak menjarah mall dihadapi oleh security yang dilengkapi dengan body protector serta tameng. Setelah sempat bentrok selama bebeapa menit, akhirnya masa bisa dikendalikan dan sejumlah provokator diamankan.

Managing Director Supermal Karawaci Heru Nasution mengatakan, simulasi bencana ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun dalam rangka pencegahan dan juga penanganan.

"Kita lakukan ini karena melihat pengalaman tahun 1998 yang sangat pahit dimana saat itu krisis moneter dan Supermall Karawaci jadi korban yang paling parah dijarah. 100 persen habis dalam waktu 3 hari saja," katanya.

Sementara Deputy Operation GM Supermall Karawaci Firmansyah mengatakan, dalam simulasi ini pihaknya benar-benar harus bertindak cepat karena di dalam Mall terdapat 7000 ribu pegawai tenant dan setiap harinya ada 30-40 ribu pengunjung.

"Tadi evakuasi berjalan 10 menit, kita tidak mau lama agar tidak ada banyak korban. Sebenarnya kita tetapkan standar maksimal 5 menit gedung harus kondisi kosong, tapi dalam praktek nyata pastinya akan terjadi kepanikan yang memnuat evakuasi lebih lama," jelasnya. (RAZ)

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Selasa, 3 November 2026 | 22:40

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana mengurus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, bernama Siti Rohaya yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill