Connect With Us

Sidang Praperadilan, Saipul Jamil Kok Plin-plan

EYD | Jumat, 11 Maret 2016 | 06:54

Saipul Jamil (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Pedangdut Saipul Jamil seharusnya menjalani sidang praperadilan atas kasus dugaan pelecehan seksual yang menjeratnya sejak 18 Februari lalu. Namun, rupanya dari awal Ipul tampak gamang soal kasusnya.

Entah karena banyak pihak yang menyetirnya atau sebab apa, yang jelas mantan suami Dewi Perssik itu seperti tak pernah pasti dalam membuat langkah hukum. Pertama, soal BAP yang kerap berubah.

Awalnya pelantun 'Jangan Bilang-bilang' itu mengakui semua tuduhan pelapor pertama. Namun, setelah berganti pengacara, pedangdut bongsor itu membantah dan membuat BAP tambahan.

Hari ini, Ipul justru malah mencabut gugatan praperadilan atas status tersangkanya. Lho, kok plin-plan? "Tanggapan termohon harusnya hari ini. Namun, pihak pemohon mencabut gugatan praperadilan ini. Kita padahal belum berikan jawaban," terang pengacara Polsek Kelapa Gading, AKBP Aminullah di PN Jakarta Utara, Jumat (11/3).

Dengan langkah mengajukan gugatan praperadilan, artinya Ipul tak menerima dirinya ditersangkakan. Lewat pengacara barunya, Ipul berdalih tak melakukan tindakan pelecehan. "Alasan pencabutan kita juga tidak diberi tahu pasti, hanya dikasih tahu hakim," tambah Aminullah.

Aminullah tak ambil pusing soal Ipul yang berubah-ubah dalam memberikan keterangan terkait tuduhan pelecehan seksual. "Emang ada pencabutan pengakuan, tapi kita nggak berdasarkan pengakuan tapi dari bukti," tandasnya.

TagsHiburan
BANDARA
Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:31

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill