Tampilan menu Central Durian Cisoka 1, di Jalan Cisoka Cilaban, Cempaka, Cisoka, Kabupaten Tangerang, Senin (28/12/2020).
(@TangerangNews / Ahmad Nur Fauzi)
TANGERANGNEWS.com-Penggemar fanatik durian penting untuk mengetahui ini. Terutama anda yang berada di Tangerang.
Jika benar anda fanatik akan durian, segera ke Central Durian Cisoka 1, di Jalan Cisoka Cilaban, Cempaka, Cisoka, Kabupaten Tangerang.
Berbagai paduan buah durian lengkap di sini, seperti dawet durian, sop durian, pancake durian dengan pilihan topping yang beragam.
Memiliki aroma yang sangat menyengat, buah durian memang salah satu surga untuk memanjakan lidah.
Tak hanya menyajikan makanan yang bernuansa durian, tempat ini juga menjual berbagai jenis jajanan lainnya, seperti sosis bakar, kentang goreng, telur gulung, somai hingga ayam bakar.
Fasilitasnya juga cukup lengkap, seperti toilet, musala, dan tempat bermain anak. Untuk kemanan dan kebersihan tempat ini menyediakan tempat cuci tangan disetiap pintu masuk dan pengecekan suhu (thermometer) terlebih dahulu.
Asiknya lagi, konsep alami restoran durian ini memberikan pemandangan hamparan sawah nan indah. Tidak sedikit yang berkunjung untuk berburu, mulai dari Balaraja, Cisoka, Tigarakaa hingga Jayanti.
"Tempatnya bagus, berasa sedang di Bali duduk mengahadap ke sawah, terutama duriannya manis dan legit," ujar Silviani pengujung Central Durian Cisoka.
Tempat ini juga mengikuti penerapan peraturan yang ada pada surat edaran Bupati Tangerang, yakni membatasi waktu pengunjung hanya sampai pukul 19.00 WIB. (RED/RAC)
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""