Connect With Us

Jefri Nichol Ikut Tolak UU Cipta Kerja, Sempat Lempar Payung Hitam ke Gedung DPR

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 7 April 2023 | 10:49

Jefri Nichol berada di tengah-tengah massa aksi demonstrasi mahasiswa menolak Undang-Undang Cipta Kerja di depan gedung DPR/MPR, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Aktor muda Jefri Nichol turut membersamai massa aksi demo mahasiswa menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di depan gedung DPR/MPR RI, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Kamis 6 April 2023 yang lalu.

Tidak hanya berada di tengah-tengah ribuan massa aksi, Jefri diketahui turut berorasi menyampaikan aspirasinya terkait UU Cipta Kerja.

"Gua di sini cuma mau nyampein turut berduka cita atas matinya nalar dan kemanusiaan. Mereka bukan manusia tapi tikus-tikus. Melindungi oligarki dan orang-orang pada korup," kata Jefri seperti dikutip dari liputan6.com, Jumat 7 April 2023.

Hadirnya Jefri merupakan lanjutan atas keresahannya terhadap pengesahan UU Cipta Kerja.

"Makan tuh uu cipta kerja, dibabat habis hutan kita sama mereka yang di atas," cuit Jefri melalui akun Twitte pribadinya.

Selain itu, aktor berbakat yang tengah laris membintangi film-film tanah air ini sempat melakukan aksi simbolis yang videonya beredar dan viral di media sosial.

Jefri melempar sebuah payung berwarna hita ke arah gedung DPR yang mengisyaratkan telah matinya fungsi DPR sebagai payung pelindung masyarakat di Indonesia.

"Bisa diliat aja di google tentang UU Cipta Kerja, semua orang juga udah tahu kalo UU Cipta Kerja itu bermasalah," ujar Jefri.

Ia pun mempertanyakan keberpihakan DPR kepada nama rakyat atau justru pihak lain yang berkepentingan.

"Sebenernya mereka itu perwakilan siapa, rakyat atau oligarki?," katanya.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill