Connect With Us

Tren Roleplay Viral di TikTok, Ini Dampaknya Bagi Anak

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 20 Juni 2023 | 10:12

Ilustrasi anak terkena masalah psikologis (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Belakangan ini tren bermain peran atau Roleplay (RP) tengah viral di media sosial TikTok dan menjadi bahan perbincangan warganet.

Hal itu bermula usai beredarnya video yang memperlihatkan seorang ayah tengah memarahi anak perempuannya lantaran ketahuan melakukan Roleplay.

Dalam video berdurasi 11 detik tersebut, si anak perempuan yang diketahui masih duduk di bangku sekolah dasar itu rupanya melakukan Roleplay yang tidak pantas dengan usianya.

Anak perempuan itu memasang foto wanita remaja di akunnya dan bermain Roleplay dengan pengguna TikTok tak dikena lainnya. Bahkan, ia pun memperoleh lebih dari 20 ribu pengikut.

Hal itu mengundang reaksi dari seorang psikiater dr Lahargo Kembaren, SpKJ terkait dampak yang diterima anak akibat melakukan roleplay di media sosial seperti dilansir dari haibunda.com, Selasa, 20 Juni 2023.

"Misalnya dia melakukan permainan roleplay tadi, pembentukan jati dirinya itu menjadi rusak karena yang tadinya harusnya sesuai dengan norma nilai tapi menjadi kacau, dan menimbulkan kebingungan terhadap masalah psikologisnya," jelas dokter Lahargo.

Lebih lanjut, kata dia, Roleplay yang dilakukan oleh anak-anak tersebut dapat menjebak mereka ke dalam kondisi psikotis dan delusi sehingga anak tidak mampu memilah antara kehidupan nyata dan imajinasi semata.

Menurutnya, tren Roleplay yang dilakukan anak-anak dipicu oleh kurangnya perhatian sehingga anak pun melakukan pelarian dari dunia nyata ke media sosial.

"Dia sampai mengambil opsi memainkan roleplay di aplikasi (medsos) karena dia sebenarnya tidak mendapatkan apa yang dia butuhkan. Misalnya, anak ini butuh komunikasi, kehangatan, apresiasi, butuh reward atau penghargaan dalam hidupnya. Akhirnya dia mencarinya di tempat lain," katanya.

KAB. TANGERANG
Hendak Tawuran, 7 Pelajar SMP Bawa Sajam Diamankan Warga Sindang Jaya

Hendak Tawuran, 7 Pelajar SMP Bawa Sajam Diamankan Warga Sindang Jaya

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:26

Sebanyak tujuh pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Tangerang yang diduga hendak melakukan tawuran berhasil diamankan warga pada Selasa 17 Februari 2026.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

BANTEN
Stop Proyek Besar, Pemprov Banten Fokus Penanganan 6 Ruas Jalur Wisata Jelang Mudik Lebaran

Stop Proyek Besar, Pemprov Banten Fokus Penanganan 6 Ruas Jalur Wisata Jelang Mudik Lebaran

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:31

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan kesiapan infrastruktur jalan kewenangan provinsi menjelang arus mudik Lebaran 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill