Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini, muncul tren baru di media sosial TikTok, yakni Pragos. Tren ini mulai viral baik digunakan sebagai foto profil akun media sosial maupun menjadi konten video.
Lalu, siapa dan apa sebenarnya Pragos yang tengah viral di TikTok? Banyak pengguna media sosial TikTok mulai mencari-cari arti dari tren Pragos tersebut.
Pragos sendiri merupakan karakter dari serial kartun asal India, Little Krishna. Dalam kisahnya, Pragos digambarkan sebagai sesosok iblis yang menjelma menjadi bocah bertubuh gempal, memiliki kulit coklat, dan rambut kemerahan.
Penggunaan tren ini di TikTok ialah dengan menampilkan potongan adegan ketika Krishna menanyakan nama Pragos. Lalu, dilanjut dengan menampilkan foto dari wajah pengguna.
Tren ini diasumsikan sebagai representasi dari orang-orang yang berperawakan seperti Pragos sulit untuk mendapatkan wanita cantik.
Contoh penggunaan tren tersebut diduga pertama kali diunggah oleh akun TikTok @triyan.baik, yang sudah terlebih dahulu menggunakan tren Pragos sejak akhir Januari 2023, sebelum viral.
Selain dalam bentuk video, Pragos juga digunakan sebagai foto profil para pengguna TikTok secara masif dengan maksud saling mengikuti (follow) akun untuk menunjukkan solidaritas sesama pengguna foto profil Pragos.
Sebelumnya, tren saling mengikuti seperti Pragos sudah beredar di TikTok, seperti Dinosaurus merah dan PP hitam.
Demikian penjelasan sederhana terkait tren Pragos yang lagi viral di TikTok. Semoga bermanfaat!
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews