Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026
Senin, 6 Juli 2026 | 12:59
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TANGERANGNEWS.com- Aksi nekat dilakukan oleh pria diduga berasal dari Garut, Jawa Barat yang nekat mengirimkan voice note (VN) caci maki terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik yang diunggah akun TikTok @dyasgrt, berisikan ungkapan kekesalannya terhadap Israel yang menjajah rakyat Palestina menggunakan bahasa Sunda.
Selain mengirimkan VN berisi caci maki, pria Garut itu juga tidak ragu mencoba melakukan video call kepada Benjamin, meski percobaannya itu gagal.
"Assalamualaikum Mang, ieu any** teh. Parah pisan budak leutik di paraehan kitu, any* gob* sia. Kuaing ieu keur gering ieu jujur, keur rada geuring keneh. Beungeut sariga set* Israel mah (Assalamualaikum, bang, ini anj** parah banget anak kecil dibunuh. Kamu anj** gob** Israel," ungkapnya dikutip Kamis, 02 November 2023.
Pria asal Garut itu bahkan mengancam akan datang bersama rekan-rekannya jika kembali mengetahui ada berita penyerangan Israel terhadap Palestina dalam tiga hari ke depan sejak video itu diunggah.
"Upami kitu keneh kitu keneh, Insya Allah abdi kadinya bari moro bag** (Jika masih juga begitu (menyerang), Insya Allah saya akan datang ke Israel)," tambahnya kesal.
Hingga tulisan ini dibuat video pria Garut memaki-maki Perdana Menteri Israel viral telah memperoleh 3,2 juta penonton dan 319,7 ribu disukai.
"TAKUT BGT KLW MISALNYA TBTB DI ANGKAT VC NYA," komentar akun @browsugaw.
"Gakuat ama orang2 yang nge dm ig israe anjjj," timpal akun @eccedentiast.
"tetep dengerin sampe selesai, walaupun gatau ngomong apa," imbuh akun @_bbyylvv.
"Ada sedihnya, tapi ada lucunya," kata akun @triyalist.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews