Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis
Rabu, 23 September 2026 | 20:12
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TANGERANGNEWS.com- Komika Kemal Palevi menuai kontroversi usai cuitannya soal perceraian Ria Ricis viral di media sosial.
Dalam cuitan yang diunggah pada Rabu, 31 Januari 2024, Kemal menanyakan kapan Ria Ricis mengunggah vlog perceraiannya.
"Vlog perceraian Ria Ricis part 1 udah tayang belum?," cuitnya.
Cuitan tersebut sontak menuai beragam reaksi, termasuk dari Ria Ricis yang menilai Kemal sebagai orang jahat lantaran mencandai perceraian dirinya dengan suami, Teuku Ryan.
Menanggapi hal itu, Kemal lantas membuat video klarifikasi yang ia unggah di akun X pribadinya, Jumat, 2 Februari 2024.
Pelantun lagu Anjay ini berdalih cuitan tersebut tidak bermaksud bercanda, melainkan hanya murni pertanyaan untuk Ria Ricis
"Ini gue tegasin buat netizen, terutama fans Ria Ricis. (Cuitan) itu tidak bercanda, itu pertanyaan," jelasnya.
Kemal beralasan, hal itu lantaran Ria Ricis memang kerap mengunggah video kehidupan personalnya ke media sosial, baik saat berpacaran, menikah, pemakaman, hingga ziarah ke makam ayahnya.
"Ziarah kubur dia (Ria Ricis) upload ber-part-part. Siapa yang kepikiran ziarah kubur konten," ucap Kemal.
Berdasarkan hal itu, dirinya berani untuk mempertanyakan vlog perceraian ke Ria Ricis.
"Kalau ada, ya gue mau nonton. Siapa tau jadi pembelajaran supaya enggak terjadi ke kehidupan rumah tangga gue," tambah Kemal.
Di sisi lain, Kemal tidak setuju dengan pernyataan beberapa warganet yang menyebut kebiasaan Ria Ricis mengunggah konten kehidupan pribadi karena hanya ingin mengabadikan momen.
Menurutnya, konten-konten kehidupan pribadi Ria Ricis memiliki tujuan bisnis, karena Google Adsense di kanal Youtube-nya diaktifkan.
"Ini Ria Ricis jenius, dia pebisnis," katanya.
Sementara itu, hingga tulisan ini dibuat Ria Ricis belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait video klarifikasi Kemal Palevi.
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TODAY TAGAplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews